Fakta Baru Kecelakaan Maut Truk Tronton Tabrak 20 Kendaraan Versi KNKT
Meski ada fakta baru, namun belum bisa dipastikan apakah penambahan panjang dan sumbu roda mempengaruhi sistem pengereman.
"Kalau ada masalah, saya pasti tidak memperbolehkan sopir untuk berangkat. Apalagi jika menyangkut rem, saya tidak berani," ujar Edy.
Saat kejadian itu, truk tronton tersebut memuat kontainer 20 feet yang berisi kapur pembersih air dengan total berat 20 ton.
Muatan tersebut hendak diantar ke Kampung Baru, Balikpapan Barat.
Edy mengaku truk tronton yang sudah dimilikinya selama dua tahun itu rutin dilakukan perawatan. Terakhir ban truk tersebut diganti pada tanggal 26 Desember 2021.
Baca juga: Edy Mulyadi Panen Laporan Polisi, Kini Dipolisikan Pemuda Lintas Agama Kalimantan Timur
Pada tanggal 3 Januari 2022, dia baru saja melakukan service khusus untuk rem. KIR untuk kendaraan pun masih hidup.
Selain soal kondisi truk, Edy juga mengungkapkan bahwa sopir truk tronton naas tersebut baru bekerja selama 2 bulan. "Memang supir yang mengendarai truk ini baru bekerja dua bulan," sebutnya.
Polisi Lidik
Polresta Balikpapan mulai melakukan penyelidikan terkait kecelakaan maut di Simpang Muara Rapak.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol V Thirdy Hadmiarso mengatakan, penyelidikkan akan dilakukan secara maraton. Dimulai dengan pemeriksaan sejumlah saksi.
Baca juga: Mantan Caleg PKS Edy Mulyadi Hina Prabowo, Kader Gerindra Meradang
"Kami sejak kejadian laka lantas yang kemarin kami langsung melakukan penyelidikkan. Proses penyelidikan kami lakukan hari ini," ujarnya, Sabtu 22 Januari 2022.
Ada tiga orang yang diperiksa, yakni saksi di lapangan yang menyaksikan kejadian, sopir truk tronton dan pemilik kendaraan. Pemeriksaan dilakukan secara bergantian.
"Kami akan lakukan pemeriksaan dengan intensif. Hari ini kami laksanakan pemeriksaan di 3 orang saksi," katanya.
Soal kemungkinan akan ada tersangka lain, Thirdy masih menunggu hasil penyelidikan. Saat ini masih satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni sopri truk tronton.
Baca juga: Mantan Caleg PKS Hina Kalimantan, Sebut Calon Ibu Kota Negara Tempat Jin Buang Anak
"Sampai sekarang masih satu, sopir kendaraan tronton masih kita lakukan pemeriksaan. Kita lakukan pendalaman, pemeriksaan semua saksi," terang Thirdy.
Senada Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto menambahkan, Senin pekan depan akan ada update perkembangan kasus terbaru.