Edy Mulyadi Panen Laporan Polisi, Kini Dipolisikan Pemuda Lintas Agama Kalimantan Timur

Edy Mulyadi menyebut lokasi Ibu Kota Baru (IKN) tempat jin buang anak. Selain itu, dia menarasikan IKN merupakan pasar kuntilanak.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/SCREENSHOT
Tangkapan layar Edy Mulyadi dari YouTube Bang Edy Chanel. 

POS-KUPANG.COM - Mantan caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Edy Mulyadi mulai 'panen' laporan polisi menyusul penghinaannya terhadap Kalimantan dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto.

Video Edy Mulyadi menghina Kalimantan dan Prabowo Subianto viral di media sosial.

Edy Mulyadi menyebut lokasi Ibu Kota Baru (IKN) tempat jin buang anak. Selain itu, dia menarasikan IKN merupakan pasar kuntilanak dan genderuwo.

"Bisa memahami gak, ini ada tempat elit punya sendiri yang harganya mahal punya gedung sendirian lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak," kata Edy Mulyadi.

"Pasarnya siapa, kalau pasarnya kuntilanak genderuwo ngapain bangun di sana," ujarnya.

Baca juga: Mantan Caleg PKS Edy Mulyadi Hina Prabowo, Kader Gerindra Meradang

Di dalam video tersebut terdapat beberapa orang mengelilingi Edy Mulyadi. Mereka tertawa mendengar pernyataan yang terlontar dari mulut Edy Mulyadi.

Salah satu di antara mereka mengungkapkan bahwa hanya monyet yang mau pindah dan bangun rumah di Kalimantan.

Selain menghina Kalimantan, Edy Mulyadi juga memberikan pernyataan yang merendahkan Prabowo Subianto.

Dia menyebut Prabowo Subianto macan yang jadi kayak mengeong.

"Masa Menteri Pertahanan kayak begini saja enggak ngerti sih? Jenderal bintang tiga. Macan yang jadi kayak mengeong. Enggak ngerti begini aja. Ini sih bicara soal kedaulatan Negara, Bos," ujar Edy Mulyadi yang dikutip dari YouTube MimbarTube, Minggu 23 Januari 2022.

Baca juga: PKS Luruskan Status Kepartaian Edy Mulyadi, Tepis Mewakili Partai

"Halo, Prabowo? Prabowo Subianto, kamu dengar suara saya? Masa itu enggak masuk dalam perhitungan, kamu Menteri Pertahanan?" teriak Edy Mulyadi dalam video tersebut.

Penghinaan tersebut berbuntut panjang. Pemuda Lintas Agama Kalimantan Timur mempolisikan Edy Mulyadi.

Mereka mendatangi Polresta Samarinda untuk melaporkan Edy Mulyadi.

Perwakilan dari Pemuda Lintas Agama Kalimantan Timur, Daniel A Sihotang, telah membuat surat pengaduan.

"Kami telah mendatangi Polresta Samarinda, membuat surat pengaduan dan kronologi, dan Edy Mulyadi sebagai terlapor" kata Daniel A Sihotang, dari rilis yang diterima Tribunnews.com.

Baca juga: Jokowi Calonkan Ahok Kepala Otorita IKN Nusantara, Ngabalin: Ahlan wa Sahlan Tholaal Badru Alayna

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved