Berita Pendidikan

Rintis Sekolah Penggerak, Bupati Manggarai Teken MoU Dengan Kemendikbud Ristek 

Bupati Manggarai Herybertus G L Nabit, SE., MA menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kementerian Pendidikan

Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/HO PROKOPIM SETDA MANGGARAI
Bupati Manggarai sedang menandatangani MoU. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Bupati Manggarai Herybertus G L Nabit, SE., MA menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) berkaitan dengan pelaksanaan program sekolah penggerak di Kabupaten Manggarai.

Penandatanganan tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Manggarai, Jumat 21 Januari 2022.

Hadir dalam kegiatan itu, perwakilan  Kemdikbudristek RI oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai, Fransiskus Gero, S.Pd.

"Sepakat untuk menyediakan dukungan supaya kalau bisa semua satuan pendidikan di Manggarai ini ikut dalam program sekolah penggerak. Tujuan sekolah penggerak adalah peningkatan mutu pendidikan,"kata Bupati Hery.

Baca juga: BIN NTT Marathon Layani Vaksinasi Buat Warga di Perbatasan RI-RDTL 

Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.

Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. 

Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak. 

Baca juga: Pantai Liang Bala Borong Favorit Bagi Muda-Mudi

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai, Fransiskus Gero, S.Pd, kepada TRRIBUNFLORES.COM, Minggu 23 Januari 2022, menjelaskan, untuk sekolah Penggerak di Kabupaten Manggarai baru dimulai. 

Terkait dengan sekolah penggerak ini, kata Fransiskus, Pihak Kemendikbud Ristek RI sudah membangun komunikasi yang intens dengan Pemkab Manggarai dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai. Karena itu Bupati Manggarai untuk menyatakan komitmennya untuk seluruh pelaksanaan sekolah penggerak dalam bentuk biaya atau administrasi lainya.

"Prinsipnya sebagai kepala Dinas Pendidikan, saya memastikan semua sekolah, tidak terkecuali baik SD maupun SMP di Kabupaten Manggarai mengikuti sekolah penggerak,"tegasnya.

Baca juga: Besok, Sebastianus Muri Dilantik Jadi Anggota DPRD Lembata, Begini Kesiapannya

Menurut Fransiskus, terkait hasilnya seperti apa itu soal lain. Namun harus semua sekolah ikut sekolah penggerak karena bermuara pada peningkatan mutu belajar siswa. (*)

Berita Pendidikan lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved