Jumat, 10 April 2026

Berita Sikka

BREAKING NEWS: Rem Blong, Dua Warga Sikka Tewas Lakalantas

Sebanyak dua warga tewas dalam kecelakaan lalulintas di Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka. Penyebabnya karena rem blong.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/HO-POLRES SIKKA
LAKA-Korban laka lantas di Desa Waihawa, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Sabtu, 15 Januari 2022 sore 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE-Peristiwa lakalantas kembali terjadi, Sabtu, 15 Januari 2022 sore dan merenggut dua nyawa.

Yang mana dua nyawa yang melayang akibat peristiwa laka di Jalan Raya Natarmapat, Dusun Natarmapat, Desa Waihawa, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka.

Selain menghilangkan dua nyawa yang masih ad hubungan keluarga, ada satu korban luka ringan. Korban yang meninggal dunia berstatus oma dan cucu. Pengendara motor berstatus anak kandung yang membonceng mama dan keponakannya.

Laka ini terjadi karena rem motor blong dan tidak bisa dikendali hingga menabrak pohon kemiri di kiri jalan.
Hasil olah TKP aparat Lantas Polres Sikka pasca kejadian menjelaskan, jalan lurus beraspal, menurun, cuaca cerah dan arus lalu lintas sepi.

Baca juga: Jasa Raharja Ende Serahkan Santunan Korban Lakalantas di Labuan Bajo

Polisi saat terjun ke TKP langsung mengidentifikasi nama pengendara motor usai laka yakni Imaculata Mercy (24), warga Desa Nenbura, Kecamatan Doreng.

Mercy setelah kecelakaan mengalami luka lecet pada lutut kiri dan patah bahu kiri. Mercy dibawa ke Puskesmas Habibola dan langsung menjalani perawatan.

Warga yang dibonceng Mercy ad dua orang , pertama Laurensia Sidok (65), warga Dusun Hebar, Desa Nenbura, Kecamatan Doreng. Laurensia pasca kejadian dibawa ke Puskesmas Habibola. Laurensia mengalami luka robek pada bagian kiri dan kanan kepala, luka patah tulang pada jari manis kanan, luka lecet pada tumit kaki kanan.

Laurensia yang menjalani perawatan akhirnya meninggal dunia di ruang IGD Puskesmas Habibola pukul 20.39 wita. Korban kedua, Yunia Fransiska Bura (5).

Baca juga: Personel Satlantas Polres Manggarai Barat Tutup Jalan Berlubang di Labuan Bajo Cegah Lakalantas

Pelajar PAUD ini tinggal di Desa Nenbura. Yunia mengalami luka memar / lembek  pada  bagian kepala, mulut dan  hidung mengeluarkan darah. Yunia menghembuskan nafas pada pukul 18.45 wita usai menjalani perawatan.

Yunia pun ketika dirawat tidak sadarkan diri hingga meninggal dunia. Kejadian laka yang merenggut nyawa dua orang ini bermula dari pengendara motor beat yang dikendarai Mercy membonceng Laurensia di bagian belakang dan Fransiska di bagian depan.

Mereka dari arah utara ke sekatan. Sesampainya di TKP, motor tidak bisa dikendalikan karena rem blong. Motor lalu menabrak sebatang pohon kemiri di bagian kiri jalan raya sehingga semuanya terpental ke badan jalan.

Motor rusak dan para korban dibawa ke puskesmas guna mendapat pertolongan.

Sesuai data di TKP, pengendara motor bernama Mercy adalah anak kandung dari Laurensia Sidok. Sedangkan Yunia Fransiska Bura berstatus keponakan dengan Mercy.

Yunia adalah anak pertama dari kakak kandungnya Mercy dan juga cucu dari Laurensia.Kasus laka ini telah ditangani aparat Lantas Polres Sikka dan telah diamankan motor yang dipakai korban saat kejadian laka tunggal di Waihawa. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved