Breaking News:

Berita Labuan Bajo

Di Labuan Bajo-Manggarai Barat, Lima Pasien Positif Covid Jalani Isolasi

Sebanyak 5 pasien yang dinyatakan positif terpapar virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Manggarai Barat

Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM, GECIO VIANA
Wakil Bupati Mabar, dr Yulianus Weng saat ditemui di Kantor Bupati Mabar, Senin 3 Januari 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Sebanyak 5 pasien yang dinyatakan positif terpapar virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menjalani isolasi, Sabtu 15 Januari 2022.

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Mabar pada 14 Januari 2022, para pasien tersebut menjalani isolasi mandiri. 

Berdasarkan data yang diterima, pada 14 Januari 2022 itu dilakukan pemeriksaan terhadap 240 orang, tapi tidak terdapat orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Lebih lanjut, total pasien positif Covid-19 sejak pandemi Covid-19 di Kabupaten Mabar sebanyak 5.117 pasien. 

Baca juga: Tiga Wakil Rektor Unwira Kupang Dilantik, Begini Suasananya

Dari ribuan kasus positif itu, sebanyak 5.025 pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan 87 pasien lainnya meninggal dunia. 

Diberitakan sebelumnya, capaian vaksinasi di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), semakin meningkat, Rabu 12 Januari 2021.

Capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Mabar, telah mencapai persentase 83.1 persen atau 168.548 sasaran, dari total riil sasaran vaksinasi sebanyak 202.827 sasaran. 

Lebih lanjut, capaian vaksinasi Covid-19 dosis kedua mencapai 107.106 sasaran atau dengan persentase sebesar 52.8 persen. 

Baca juga: Pustu Buraen Tak Kunjung Diperbaiki Pasca Seroja

Vaksinasi dengan total riil sasaran vaksinasi sebanyak 202.827 sasaran itu menyasar 8 kategori masyarakat di antaranya, pelayan publik, petugas pelayanan publik, lansia berumur di atas 60 tahun, masyarakat rentan usia 50 tahun-60 tahun, remaja usia 12 tahun-17 tahun, masyarakat umum dan anak-anak umur 6 tahun-11 tahun. 

Wakil Bupati Mabar, dr Yulianus Weng mengatakan, masyarakat di daerah tersebut sangat antusias mengikuti vaksinasi. 

Pihaknya pun terus menggenjot vaksinasi di Kabupaten Mabar untuk mencegah penyebaran Covid-19 serta varian baru Covid-19. 

Diakuinya, jumlah sasaran vaksinasi tahap pertama dan vaksinasi kedua terpaut cukup jauh karena jenis vaksin yang diberikan yakni vaksin jenis Astrazeneca yang membutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan untuk pembentukan imunitas tubuh. 

Baca juga: Ini Total Penerima Vaksin Dosis 1 di Wilayah Kota Kupang

"Jadi pada akhir tahun lalu paling banyak vaksin Astrazeneca, nah untuk dosis kedua vaksin jenis ini membutuhkan waktu 3 bulan, jadi pada bulan Maret ini baru lakukan vaksinasi lagi, sedangkan yang gunakan vaksin Sinovac hanya membutuhkan waktu 28 hari, setelah dosis pertama untuk selanjutnya dilakukan vaksinasi dosis kedua," katanya. (*). 

Berita Labuan Bajo lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved