Berita Pemprov NTT

Kepala Dinas Pendidkan NTT Instruksi Sekolah Beri Pembinaan Bagi Pelajar Bermasalah 

Apabila perbuatan anak terulang lagi, maka akan ada konsekuensi lain yang diharapkan menjadi efek jera bagi anak yang melanggar Aturan.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Linus Lusi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Hasil penelusuran Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi NTT menemukan oknum beberapa pelajar perempuan yang merokok di dalam ruang kelas dalam postingan video viral berasal dari SMKN 2 Kupang dan SMAN 8 Kupang.

Terhadap kejadian dalam video tersebut, Dinas P dan K melalui Bidang Pendidikan Menengah telah memerintahkan kepala sekolah dari sekolah bersangkutan untuk menyurati orangtua dari oknum pelajar guna melakukan pembinaan bagi oknum pelajar tersebut.

Bidang Dikmen juga melakukan pertemuan bersama Kepala sekolah dan pengurus Osis SMA/SMK, SLB se-Kota Kupang untuk mengantisipasi berbagai kejadian yang tidak diinginkan.

Baca juga: Saham Hanya 1 Persen, Pemprov NTT Tidak Bisa Berbuat Banyak Soal KSO PT Semen Kupang

Demikian penjelasan Kepala Dinas P dan K Provinsi NTT, Linus Lusi kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 13 Januari 2022 melalui telepon selular.

Linus mengatakan pihaknya melalui kepala sekolah, guru bimbingan konseling bersama orangtua melakukan pembinaan terhadap anak-anak bersangkutan yang masih berada di bawah umur.

Apabila perbuatan anak terulang lagi, maka akan ada konsekuensi lain yang diharapkan menjadi efek jera bagi anak yang melanggar Aturan.

Baca juga: Pemprov NTT Sidak Pasar, Jelang Natal dan Tahun Baru 2021

Linus menilai, perbuatan tidak terpuji dari oknum pelajar itu sangat menciderai dunia pendidikan terlebih saat ini pemerintah pusat sampai daerah terus mendorong lembaga pendidikan mengutamakan pendidikan karakter.

"Penerapan pendidikan karakter tidak mudah dan banyak tantangan, namun perilaku oknum pelajar itu memiliki latar belakang dari keluarga broken home, dan perbuatan para pelajar ini tidak mewakili semua pelajar SMA/SMK yang tersebar di seluruh NTT," ujarnya.

Secara kelembagaan, Pihak Dinas P dan K NTT meminta maaf kepada semua masyarakat yang merasa tidak nyaman atas perilaku dari oknum pelajar yang tidak terpuji.

Baca juga: Sasando Diklaim Negara Srilanka, Pemprov NTT Beri Peringatan ke WIPO

Kedepannya, pihak dinas bersama sekolah berkomitmen mengutamakan pendidikan karakter semua anak, serta berharap para orangtua memperhatikan dan anak-anaknya selama berada di rumah terutama perilaku dan pergaulan anak di lingkungan tempat tinggalnya. (*)

Berita Pemprov NTT Terkini
 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved