Berita Pemprov NTT

Sasando Diklaim Negara Srilanka, Pemprov NTT Beri Peringatan ke WIPO

mendukung agar terus mempertahankan warisan leluhur NTT sebagai salah satu kekayaan sejarah di provinsi ini

Editor: Rosalina Woso
benny dasman
Tugu Sasando menghiasi Jembatan Petuk I menambah suasana eksotik. Sasando adalah musik tradisional NTT. Gambar diabadikan, Sabtu 21 Maret 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Alat musik tradisional sasando dari NTT dikalim oleh negara Srilanka sebagai alat musik milik negara setempat. Pemprov NTT pun memberi peringatan keras ke  World Intelectual Property Organization (WIPO) di Jenewa, Swiss.

Informasi itu dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi, Senin 20 Desember 2021 saat perayaan hari ulang tahun ke 63 tahun provinsi NTT.

Wagub Josef mengatakan NTT membutuhkan perhatian khusus atas salah satu peninggalan bersejarah yang telah menjadi ikon provinsi ini, namun kini diklaim oleh pihak lain.

Dijelaskan Wagub Josef, negara Srilanka telah mendaftarkan alat musik sasando sebagai suatu kekayaan intelektual  di WIPO di Jenewa, Swiss.

Baca juga: Hari Ini Penyidik Polda NTT Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak

Ia mengajak semua masyarakat NTT dan semua pihak terkait untuk bersatu dan mendukung agar terus mempertahankan warisan leluhur NTT sebagai salah satu kekayaan sejarah di provinsi ini.

“Kita memberikan notice yang keras kepada WIPO bahwa Sasando itu adalah milik NTT. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada penduduk NTT mari kita berdoa. Kita akan memperjuangakan supaya kembalikan kekayaan intelektual negara Indonesia ini ke NTT,” tegasnya.

Agar diketahui, WIPO merupakan salah satu badan di PBB yang bertugas menangungi Hak Atas Kekayaan Intelektual Dunia dan berkedudukan di Jenewa, Swiss. (*)

Berita Pemprov NTT

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved