Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak

Kapan Hasil Lie Detector Randi Badjideh dan Istri Diketahui? Begini Penjelasan Buang Sine

Hasil pemeriksaan tersangka dan saksi dengan menggunakan Lie Detector tidak langsung diketahui.

Editor: Alfons Nedabang
KOLASE POS-KUPANG.COM
Buang Sine dan contoh kop surat hasil pemeriksaan tersangka dan saksi dengan menggunakan Lie Detector. Saat ini penyidik Polda NTT kembali memeriksa Randi Badjideh dan istrinya dengan menggunakan Lie Detector. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Mantan penyidik Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Simon Junion Buang Sine membeberkan pengalamannya saat memeriksa tersangka dan saksi kasus pembunuhan dengan menggunakan Lie Detector atau alat pendeteksi kebohongan.

Menurut pria yang akrab disapa Buang Sine ini, hasil pemeriksaan tersangka dan saksi dengan menggunakan Lie Detector tidak langsung diketahui.

"Pengalaman kami. Jika dilakukan tes lie detector. Hasilnya tidak langsung diumumkan. Petugas lie dtector kembali ke kesatuanya dulu, baru beberapa hari, hasilnya dikirim ke pihak kepolisian terkait dengan ditandatangani pejabat tertinggi Labfor. Itu pengalaman kami," tulis Buang Sine di laman akun Facebooknya, @Buang Sine, dikutip POS-KUPANG.COM, Selasa sore 11 Januari 2022.

Baca juga: BREAKING NEWS: Polda NTT Kembali Periksa Istri Randi Badjideh

Anggota Tim Pencari Fakta kasus pembunuhan Astri Manafe (30) dan Lael Maaccabbe (1) ini memberi contoh hasil pemeriksaan Lie Detector di kolom komentar.

"Ini contoh yang pernah kami lakukan. Setelah tes dilakukan hasilnya sekitar dua Minggu baru diterima Polda NTT," tulis dia.

Buang Sine menjawab pertanyaan netizen di kolom komentar tentang kapan hasil pemeriksaan Randi Badjideh dan istrinya dengan menggunakan alat pendeteksi kebohongan bisa diketahui.

Buang Sine kerap membuat status berisi informasi update, termasuk petunjuk, untuk mengungkap tabir pembunuhan Astri Manafe dan Lael. Hal itu membuat namanya diperbincangkan netizen maupun warga Kota Kupang.

Baca juga: Randi Badjideh dan Istri Diperiksa Pakai Alat Deteksi Kebohongan

Selama aktif menjadi anggota Polri, Buang Sine berpengalaman dalam bidang reserse. Meski belum berusia pensiun, dia memilih pensiun dini pada tahun 2020 dengan pangkat Aiptu.

Buang Sine pernah menangani beberapa kasus pembunuhan di NTT.

Pertama, pembunuhan Maria Tuto Lewar di Larantuka, Kabupaten Flores Timur pada tahun 1991.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved