Berita Lembata

Stanislaus Kebesa Minta Maaf Karena Sudah Marah Bupati dan Sekda Lembata

Stanislaus Kebesa Minta Maaf Karena Sudah Marah Bupati Lembata Thomas Ola Langoday dan Sekda Lembata

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
Rekaman suara (voice note) yang diduga milik Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Lembata Stanislaus Kebesa beredar di aplikasi pesan What's App pasca pelantikan pejabat eselon II lingkup Pemda Lembata, Rabu, 4 Januari 2022 kemarin. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA- Rekaman suara (voice note) milik Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Lembata Stanislaus Kebesa beredar di aplikasi pesan What's App pasca pelantikan pejabat eselon II lingkup Pemda Lembata, Rabu, 4 Januari 2022 kemarin. 

Dalam rekaman suara tersebut, Stanislaus Kebesa tampak kesal dan merasa tidak puas dengan pelantikan pejabat tersebut.

Dia juga meluapkan kekecewaannya karena jabatan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lembata ditempati oleh Peter Demong. Saking kesalnya, dia sampai mengeluarkan kata-kata makian yang tidak pantas. 

Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Lembata Stanislaus Kebesa akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas ulahnya ini dan mengakui kesalahannya.

Dia mengatakan rekaman suara tersebut dia kirimkan ke grup What's App khusus keluarga Langoday.

"Kami kakak adik saja, tapi mungkin ada kakak-adik yang merasa terganggu dan menjadi viral. Saya kaget sudah viral karena saya hanya kirim ke grup kami kakak adik saja," ungkapnya saat dihubungi Pos Kupang, Kamis, 6 Januari 2022

Dia sendiri merasa kecewa karena ada yang menyebarkan rekaman suara tersebut dan justru itu datang dari grup keluarga itu sendiri.

Dia kemudian meluruskan bahwa secara pribadi dirinya tidak menolak pelantikan pejabat eselon II tersebut.

"Saya emosi sesaat. Saya menyadari kalau saya salah. Harusnya kemarin eselon III juga dilantik supaya kami yang senior ini belum diberi kepercayaan bisa pindah ke OPD lain yang atasannya lebih senior," tambahnya.

Lebih lanjut, dia sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Bupati Lembata Thomas Ola Langoday dan Sekda Paskalis Tapobali melalui keluarga dan atasannya. 

"Kalau keluarga marah saya, maka saya siap mengaku bersalah. Saya minta maaf," tandasnya. 

Sebagai ASN, dia siap menerima konsekuensi dari pernyataan-pernyataan tidak etis yang sudah dia lontarkan. (*)

Baca Berita Lembata Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved