Berita Kota Kupang
Natal 2021 di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Pesan Uskup Agung Kupang
Masih dengan situasi pandemi Covid-19, umat Katolik di Keuskupan Agung Kupang (KAK) dihimbau untuk tetap mengikuti potokol kesehatan (Prokes).
Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Apolonia Matilde
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu
POS-KUPANG.COM-Perayaan Natal 25 Desember 2021 hampir dekat.
Masih dengan situasi pandemi Covid-19, umat Katolik di Keuskupan Agung Kupang (KAK) dihimbau untuk tetap mengikuti potokol kesehatan (Prokes).
Begini pesan Uskup Agung Kupang (KAK), Mgr. Gregorius Turang, Pr, dalam pesan Natal yang disampaikan melalui Surat Gembala Uskup Agung Kupang, yang diterima POS- KUPANG.COM dari Vikaris Jendral KAK, Romo Geradus Duka, Pr, , Senin (20/12).
Mgr. Petrus Turang, mengatakan, pengalaman akan pandemi Covid-19 dengan segala tantangan,kesulitan dan kesedihan telah memperlambat bahkan sesaat menghalangi perjalanan hidup umat manusia.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tepekur sejenak untuk menemukan jalan keluar yang seimbang dan bernas dalam membangun peta jalan ke masa depan.
Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Sembako di Malaka Merangkak Naik
Tantangan perubahan iklim dan pemanasan global semakin menjadi ancaman bagi perjalanan hidup makhluk dan alam ciptaan. Persoalannya, kurangnya kerjasama yang efektif untuk menemukan pemecahan bersama atas ancaman lingkungan hidup kita.
Tetapi dengan berkembangnya keterbukaan untuk membangun kerjasama, dunia kita melihat pengharapan baru dalam bingkai keberlanjutan rumah kita bersama.
Semua bergerak bersama untuk menemukan bentuk-bentuk tata kelola bersama yang tepat, agar perjalanan hidup kita dapat terlaksana dalam suatu keseimbangan gaya hidup yang memperkuat ketahanan kesejahteraan bersama.
Dalam perjuangan hidup di dunia ini, orang beriman Kristiani bersekutu dengan Yesus, Sang Emanuel, yang adalah "Jalan Kebenaran dan Kehidupan".
Dalam perayaan Natal, penjelmaan Allah menjadi manusia, umat beriman Kristiani selalu menemukan daya bangkit dari keadaan yang sangat melelahkan dan mencemaskan.
Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Omicron, Petugas Perketat Pengawasan Pelibas di Motamasin
Uskup Turang berpesan, merukunkan kembali kekacauan akibat egoisme dan individualisme.
Menurutnya, kehidupan damai yang diwartakan peristiwa Natal mendorong semangat bahu-membahu dalam menghadapi persoalan kemanusiaan semasa, khususnya dalam hubungan dengan Covit-19 dan ancaman perubahan iklim serta pemanasan bumi kita yang telah mengakibatkan kemunduran dalam aneka kehidupan terutama segi sosial ekonomi.
Dengan hanya bekerja lewat daring, belajar daring dan belanja daring, maka perjumpaan dialog kehidupan mengalami kemunduran juga.
Mobilitas orang dan barang mengalami perlambatan dan agak terhambat, yang pada gilirannya syukur atas hadirnya digitalisasi dalam pertukaran barang dan jasa.