Rabu, 8 April 2026

Berita Malaka

Bupati Malaka Simon Nahak Realisasikan Janji Kampanye  Pilkada  

Oleh karena itu kita harus hati-hati dalam berlalu lintas supaya kita aman dan nyaman dalam perjalanan

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Traffic light yang dipasang di perempatan Kantor Camat Malaka Tengah 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN--Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH bersama Wabup, Louise Lucky Taolin, S.SoS tidak akan ingkar janji dengan apa yang disampaikan pada Pilkada lalu.

Melalui Program SAKTI, keduanya telah merencanakan program kerja diantaranya  menata Kota Betun dengan memasang lampu lalulintas, lampu jalan serta membangun alun-alun kota.

Program ini tidak hanya sebatas wacana  tetapi dibuktikan dan kini sudah dilaksanakan   yang  ditunjukkan melalui peluncuran (Launching) operasional lampu pengatur lalu lintas di Kota Betun.

Bupati Malaka, Simon Nahak belum lama ini menyampaikan terimakasih kepada Dinas Perhubungan dan Dinas teknis lainnya yang sudah bersatu hati membangun dan melayani masyarakat Malaka.

Baca juga: Kesan Bupati Malaka Terhadap Sosok Frans Lebu Raya

Dikatakan Simon, Indonesia sudah merdeka 76 tahun namun sejak kemerdekaan itu baru saat ini Malaka baru memiliki lampu lalulintas (traffic light). Hal ini menandakan bahwa ada perhatian dan kepedulian pemerintah  terhadap masyarakat terutama pengguna jalan.

"Ini sebagai bentuk  pencegahan kecelakaan lalulintas secara dini sehingga pengguna jalan baik pengendara maupun pejalan kaki bisa memahami dan mengetahui rambu-rambu yang sudah dipasang. Kita tidak mungkin menggelontorkan dana APBD tanpa ada manfaat," tandas Simon.

Menurutnya,  ada beberapa  manfaat  lampu lalulintas antara lain,  untuk menjaga  keselamatan pengendara baik mobil, sepeda motor, pejalan kaki dan seluruh pengguna jalan agar tetap aman dan nyaman.

Pasalnya, lampu lalu lintas berguna untuk membatasi kecepatan volume. Warga yang biasa melajukan kendaraan dengan  kecepatan tinggi  sudah tidak berlaku lagi.

Baca juga: Tim Komisi III DPRD NTT Puji Prestasi UPT Penda NTT Wilayah Malaka

"Kita  sudah ada tanda lalu lintas. Oleh karena itu kita harus hati-hati dalam berlalu lintas supaya kita aman dan nyaman dalam perjalanan," pinta Simon.

Dirinya juga menyebut  lampu pengatur lintas bermanfaat untuk membatasi jumlah dan intensitas kendaraan pada waktu dan tempat yang  sama sehingga mengurangi resiko kecelakaan.Selain itu,lampu pengatur lalu lintas bermanfaat membiasakan manusia taat dan tertib  berlalu lintas di jalan.

Simon menambahkan, pada  Januari 2022 nanti akan dilakukan penertiban arus kendaraan. Nol kilometernya  dari perempatan lampu lalu lintas Kantor Camat  Malaka Tengah menuju ke rumah jabatan Wakil Bupati.

"Jalanya hanya satu arah nanti dari arah Webua depan Kantor Bupati  Malaka  ada tanda larangan. Kemudian  diarahkan pengendara  lewat Kamanasa dan masuk kota Betun. Selain itu kendaraan travel atau rental yang kerap parkir dipinggir jalan terutama di perempatan Pasar Beiabuk diarahkan ke Terminal Betun," tuturnya.

Kepala Dinas Perhubungan Ferdinand Un Muti mengatakan, Traffic light yang dipasang di tiga titik Kota Betun dengan gaya baru yang modern juga bisa dikendalikan secara online.

Baca juga: Sekda Malaka Beberkan Pengelolaan Anggaran Tahun 2021

Menurutnya pengendalian secara online dilakukan untuk memastikan penggunaan dalam kondisi hidup dan mati, termasuk pemeliharaan jika terjadi kerusakan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved