Berita NTT

Di Penghujung Tahun 2021, 100 Persen KK di Desa Komodo - NTT Nikmati Listrik PLN

PLN Bantu Biaya Penyambungan Listrik ke 96 Keluarga Pra Sejahtera di Desa Komodo dan 250 KK di Daerah Perbatasan NTT Selain menghadirkan infrastruktu

Editor: Ferry Ndoen
ISTIMEWA
PLN Bantu Biaya Penyambungan Listrik ke 96 Keluarga Pra Sejahtera di Desa Komodo dan 250 KK di Daerah Perbatasan NTT_ 

POS KUPANG.COM - PLN Bantu Biaya Penyambungan Listrik ke 96 Keluarga Pra Sejahtera di Desa Komodo dan 250 KK di Daerah Perbatasan NTT_

Selain menghadirkan infrastruktur kelistrikan, PT PLN (Persero) telah membantu masyarakat kurang mampu untuk bisa menikmati listrik melalui program bantuan biaya penyambungan listrik.

Hingga Desember 2021, PLN melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah menyalurkan bantuan senilai Rp 1,7 miliar ke 1.899 keluarga pra-sejahtera agar bisa menikmati listrik di Nusa Tenggara Timur.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko menyatakan, kehadiran program ini merupakan bentuk dukungan PLN terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi nasional demi mewujudkan energi berkeadilan.

"Dengan adanya program bantuan biaya sambung listrik ini, PLN berharap masyarakat bisa lebih hemat dan maksimal dalam melakukan aktivitas ekonomi sehingga bisa meningkatkan produktivitas," ujar Jatmiko.

Program bantuan biaya penyambungan listrik ini secara konsisten dilakukan PLN di berbagai wilayah. Salah satunya, di Pulau Lassa Desa Komodo, Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT),

Jatmiko menuturkan, NTT menjadi salah satu target program ini karena di antara seluruh wilayah di Indonesia, meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah NTT bukanlah perkara mudah. Letak geografis dan sebaran masyarakat menjadi tantangan utama melistriki NTT.

Berkat kerja keras PLN bersama pemerintah, rasio elektrifikasi di NTT terus meningkat dari 52,47 persen pada 2016 menjadi 88,96 persen hingga November 2021.

"PLN melakukan berbagai cara agar masyarakat bisa merasakan listrik. Capaian ini harapannya bisa membantu masyarakat untuk bisa melakukan aktivitas ekonomi dan bagi anak-anak bisa belajar dengan baik," ujar Jatmiko.

*Bantuan Mesin Listrik*

Selain membantu biaya penyambungan  listrik, PLN juga memberikan bantuan alat dan mesin produksi berbasis listrik bagi masyarakat yang punya mata pencaharian utama pembuatan terasi.

Jatmiko menjelaskan, bantuan yang disalurkan ini sebagai upaya meningkatkan perekonomian warga setempat, di mana terdiri dari jaring penangkap udang, mesin penggiling udang listrik dan alat pendukung lainnya.

Ia menyampaikan, program _electrifying lifestyle_ dan _agriculture_ yang dikembangkan oleh warga Komodo ini sejalan dengan program PLN untuk menjadikan listrik sebagai pendorong ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.

Melalui program ini, PLN mengajak masyarakat untuk mengkonversi mesin dan peralatan produksi yang sebelumnya masih dioperasikan secara konvensional secara manual maupun dengan menggunakan bahan bakar minyak, menjadi mesin listrik yang tentunya lebih efektif dan efisien.

"Kami harapkan kualitas dan kuantitas produksi souvenir dan produk terasi khas Komodo dapat meningkat drastis. Kami berharap nantinya semakin dikenal sebagai sentra produksi perajin Komodo dan terasi binaan PLN di NTT khususnya di Labuan Bajo,” ujar Jatmiko.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved