Breaking News:

Kementerian PUPR Gelar FGD SPAM Kakuluk Mesak-Belu, Ini Tujuannya

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Nusa Tenggara Timur menggelar lagi 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
BUKA FGD---Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM didampingi Tenaga Ahli BPPW NTT, Muji Widiyanto saat buka FGD penyusunan DED Sistim Penyedia Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Kakuluk Mesak, di Hotel Matahari 14 Desember 2021. 

Kementerian PUPR Gelar FGD SPAM Kakuluk Mesak-Belu 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Nusa Tenggara Timur menggelar lagi Focus Grup Discussion (FGD) penyusunan Detail Engineering Design (DED) Sistim Penyedia Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Kakuluk Mesak Kabupaten Belu tahun 2021.

Pelaksanaan FGD yang kedua ini bertempat di Hotel Matahari Atambua, Selasa 14 Desember 2021, baik secara during maupun luring. Kegiatan dibuka Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM didampingi Tenaga Ahli BPPW NTT, Muji Widiyanto. 

Peserta adalah Sub Direktorat Perancanaan Teknis Direktorat AM, Kepala Sub Dit. Wilayah II, Kepala Balai Wilayah Sungai NTT II yang diwakili oleh Kasatker Air Tanah- Air Baku, Plt. Kepala BP4D, Plt. Kadis Lingkungan Hidup, Direktur PDAM Belu, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Sekcam Kakuluk Mesak dan Sekcam Tasifeto Timur serta para kepala Desa. 

Kasie Pelaksana Wilayah I BPPW NTT, Doddie H. P. Soetopo, ST.,MT yang mengikuti kegiatan FGD secara virtual mengatakan,
pembangunan SPAM IKK Kakuluk Mesak Kabupaten Belu berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2021 tentang percepatan pembangunan ekonomi pada kawasan perbatasan negara Aruk, Motaain dan Skouw. 

Selain itu, untuk pemanfaatan air baku dari Bendungan Rotiklot sebagai air minum pada kawasan strategis nasional yaitu di desa-desa perbatasan, Pelabuhan Atapupu dan Politeknik Pertahanan.

Dalam rangka itu, perlu dilakukan diskusi bersama tentang hal hal yang berkaitan dengan pembangunan SPAM IKK, persiapan pemerintah dan masyarakat. 

Wakil Bupati Belu, Alo Haleserens dalam kesempatan itu mengatakan, sumber air sudah dekat tetapi airnya masih jauh. Pernyataan Wabup ini sesuai fakta bahwa Bendungan Rotiklot terlihat dekat dengan permukiman masyarakat namun urusan air minum belum dirasakan masyarakat. 

Untuk itu, Wabup mengajak seluruh pihak dalam FGD tersebut untuk membicarakan tentang pengelolaan dan pemanfaatan air yang ada di Bendungan Rotiklot.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved