Kamis, 23 April 2026

Berita Malaka

Jelang Natal dan Tahun Baru, Bupati Malaka Minta Perketat Mobilisasi Warga di Perbatasan

target 70 persen di akhir tahun, Bupati Malaka secara tegas menuturkan, terus mendorongnya. 

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Bupati Malaka, Simon Nahak saat mengikuti rapat dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan instansi terkait secara zoom meeting di ruang rapat Bupati, Rabu 8 Desember 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN--Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Natura) ini, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH meminta para pihak memperketat mobilisasi warga di perbatasan antar kabupaten juga di PLBN Motamasin

Hal ini dilakukan agar menekan penyebaran virus covid-19 karena saat ini wilayah Malaka masuk Level 2. Semua tetap  memedomani instruksi dari pimpinan atas soal penerapan protokoler kesehatan (Prokes).

Bupati Malaka, Simon Nahak menyampaikan ini usai mengikuti rapat dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan instansi terkait secara zoom meeting di ruang rapat Bupati, Rabu (8/12/2021). 

Dijelaskan Bupati Simon,  terkait persiapan dan kegiatan menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2022, Pemda Malaka senantiasa mengikuti dan memedomani instruksi dari pimpinan yang lebih tinggi. 

Baca juga: Kakek Bejat Asal Malaka Ini Menyerahkan Diri  ke Polres Setelah Diultimatum Polisi 

Perintah atau instruksi dari pimpinan yang lebih tinggi, katanya, tentu demi kebaikan dan kepentingan umum, terutama yang berkaitan dengan Natal dan Tahun Baru serta  kegiatan lain  di akhir tahun.

Terkait dengan hasil rapat bersama Mendagri, Simon menegaskan  poin-poin penting yang diketengahkan antara lain pengaturan pencegahan dan penanggulangan covid-19 pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, percepatan vaksinasi dan kegiatan Natal dan Tahun Baru. 

Mekanisme yang diinstruksikan adalah membuat pemetaaan dan pembatasan secara spesifik sesuai dengan karakter wilayah masing-masing mulai dari tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, dengan narasi yang harus dibangun secara komprehensif. 

Ditanya soal narasi yang dibangun itu, Bupati Malaka yang berprofesi Lawyer ini mengetengahkan, adanya pemberitahuan dan permakluman kepada seluruh mssyarakat bahwasanya pandemi covid masih ada. 

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Malaka Siap Amankan Perintah Terkait Pencabutan PPKM Level 3

Oleh karena itu Pemda tetap memberi himbauan dan seruan kepada masyarakat untuk tetap taat pada protokel kesehatan hukumnya wajib dan mutlak, tidak boleh ditawar-tawar.

Menyinggung progress vaksin yang harus mencapai target 70 persen di akhir tahun, Bupati Malaka secara tegas menuturkan, pihaknya terus mendorongnya. 

"Terbukti dalam 2 minggu belakangan ini masyarakat dari berbagai elemen sudah menerima vaksin. Ini juga berkat kerja sama dari pihak terkait seperti TNI dan Polri. Kolaborasi seperti inilah yang akan terus kita pertahankan demi kebaikan masyarakat," tandasnya. 

Bahkan, awal pekan depan kerja sama dengan Kadin Malaka, UCB Kupang, Kimia Farma akan melakukan vaksinasi secara massal. 

Baca juga: Komisioner KIP NTT Siap Temui Bupati Malaka Terkait UU 14 Tahun 2008

"Saya sangat yakin, bahwa pada akhir tahun Kabupaten Malaka sudah mencapai prosentase 70 persen seperti yang sudah diamanatkan dari Pemerintah Pusat," ungkap Doktor Hukum Universitas Brawijaya Malang ini. 

Selain masyarakat umum, Bupati Simon juga mengatakan Pemkab Malaka melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan vaksinasi kepada para siswa SMP dan SMA/SMK  bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Malaka

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved