Berita Manggarai Timur
Langkah Bupati Andreas Agas Bangun Masyarakat di Wilayah Kabupaten Manggarai Timur
Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH.,M.Hum, juga menyempatkan diri untuk melakukan Ngobrol Asyik Pos Kupang Tentang Membangun Manggarai Timur.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM - Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH.,M.Hum, juga menyempatkan diri untuk melakukan Ngobrol Asyik Pos Kupang Tentang Membangun Manggarai Timur.
Selaku Host dalam Ngobrol Asyik Pos Kupang bersama Bupati Manggarai Timur Agas Andreas ini adalah Koordinator Liputan (Korlip) Pos Kupang Ferry Jahang.
Berikut ikutan wawancara Reporter/Host Ferry Jahang dengan Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas.
Kabupaten Manggarai Timur kini sudah berusia 14 tahun setelah mekar dari Kabupaten Manggarai sebagai Kabupaten Induk. Tentu sudah banyak hal yang sudah anda terlibat sejak jadi wakil bupati 10 tahun dan bupati saat ini apa kendala yang paling besar yang anda temukan selama 14 tahun ini?
Terima kasih saya star dari nol sejak Kabupaten Manggarai Timur dibentuk. Jadi kalau kita mau mengatakan bahwa apakah Kabupaten Manggarai Timur ada perubahan?pasti.
Tentu soal kita adalah cepat atau lambatnya perubahan. Tentu banyak faktor dimana kendala kita pertama adalah infrastruktur.
Sejak pertama penjajakan infrastruktur sangat sulit. Saat itu di Manggarai Timur hanya jalan negara saja yang bagus.
Sekarang tentu sudah ada perubahan misalnya jalan dari Bealaing sampai Elar sudah dibangun lapen. Meskipun sudah rusak terus kita benahi infrastruktur.
Begitu juga seperti jalan Mukim sampai Elar Selatan yang berstatus jalan provinsi saat ini sudah sedikit bagus, meskipun baru 40% hotmix. Ini sebuah perubahan.
Selain itu kendala lain infrastruktur kita selama ini juga adalah penerangan. Rasio kelistrikan dimana posisi di tahun 2014 hanya star dengan 24% rendah sekali. Namun rasio kelistrikan dari 2015 sampai dengan saat ini kenaikan sudah mencapai 70% kenaikan cukup drastis.
Saat ini tinggal 2 kecamatan yang belum tuntas kelistrikan yaitu Elar dan Elar Selatan. Meski demikian di 2 kecamatan ini juga sudah dibangun PLTS di sejumlah wilayah.
Komitmen saya dengan pihak PLN paling tidak tahun 2022 Manggarai Timur terang. Sehingga dari aspek penerangan sudah baik.
Selain itu kendala terkait topografi wilayah dengan tingkat kemiringan 45%. Sehingga sangat berpengaruh pada pembangunan infrastruktur jalan. Karena itu kita usahakan kedepan biar sepotong-sepotong kita usahakan hotmix di jalur-jalur utama.
Selain itu kendala lain adalah infrastruktur air minum bersih dimana awalnya rasionya cukup kecil sekali, namun sekarang sudah baik. Saya inginkan bukan lagi sistem pendekatan desa, tapi pendekatan sambung langsung ke rumah.
Kalau semua rumah sudah ada penyambungan air bersih, saya kira ini mejawab juga visi dan misi Manggarai Timur yakni Kabupaten Ramah Perompuan dan Layak Anak. Diharapkan kedepan bisa mencapai 80 % sambungan rumah sehingga juga dapat menjawab program sanitasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-agas-andreas-genjot-pariwisata-matim-pinjam-uang-rp-150-miliar-benahi-infrastruktur.jpg)