Berita Ende
31 Desa di Ende Rentan Pangan Wologai Paling Menyedihkan
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT) telah meluncurkan buku peta kerentanan dan ketahanan pangan
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti
POS-KUPANG.COM | ENDE - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT) telah meluncurkan buku peta kerentanan dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Ende.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende, Mathilda Gaudensia Ilmoe, menguraikan, berdasarkan buku peta tersebut terdapat 31 desa di Kabupaten Ende rentan terhadap pangan.
"Nah, pembuatan peta ini didasarkan pada tiga aspek dan enam indikator," kata Mathilda Gaudensia Ilmoe, saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Selasa 30 November 2021.
Tiga aspek dimaksud antara lain, ketersediaan pangan, akses pangan dan pemanfaatan pangan. Mathilda menguraikan, dari tiga aspek ini, ada enam indikator untuk melakukan analisa.
Ketersediaan pangan, indikatornya ratio luas baku lahan pertanian terhadap jumlah penduduk desa dan ratio sarana dan prasarana ekonomi terhadap jumlah rumah tangga.
Akses pangan, indikatornya jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah terhadap total jumlah penduduk dan desa dengan akses penghubung kurang memadai.
Pemanfaatan pangan, indikatornya, ratio rumah tangga tanpa air bersih dan ratio desa terhadap tenaga kesehatan per kepadatan penduduk.
"Jadi indikator - indikator ini yang kami gunakan untuk analisa peta kerentanan dan ketahanan pangan atau yang dikenal FSVA, Food Security and Vulnerability Atlas," ujar Mathilda.
Dari hasil analisisa, kata Mathilda, desa rentan terhadap pangan dikelompokkan menjadi prioritas 1, 2 dan 3.
Dinilai rentan pangan, maksudnya, tidak memenuhi salah satu atau semua indikator yang disebut di atas.
Mathilda menguraikan, prioritas 1, desa paling rentan terhadap pangan yakni, Desa Wologai, Kecamatan Ende. Desa ini hanya memenuhi satu indikator yakni akses transportasi.
"Jadi dari sisi akses transportasi di peta, hijau, artinya memenuhi syarat tetapi kalau lima indikator lain, merah, tidak memenuhi syarat," ungkapnya.
Tenaga kesehatan, ketersediaan air minum, sarana dan prasarana ekonomi di Desa Wologai masih sangat minim Ditambah lagi masyarakat miskin banyak dan lahan pertanian sedikit.
Mathilda berharap semua stakehokders terkait bergerak bersama memberikan perhatian serius terhadap Desa Wologai.