Breaking News:

Berita Malaka

Berkas Dinyatakan P-21, Kabag Tatapem Malaka dan BB Diserahkan ke Kejari

kasus pengoroyokan ini bermula dari tersangka mengendarai mobil dinas dengan nomor polisi DH 9003 WJ tiba di rumah korban

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Kapolres Malaka AKBP Rudy Junus Jacob Ledo SH S.IK 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN--Kerja keras jajaran Polres Malaka dalam hal ini Satreskrim atas kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan Kabag Tatapem Setda Malaka, RGFS alias Rocus,  terhadap salah satu ASN lingkup Pemda Malaka, Hieronimus Vincentius Seran kini memasuki tahap penyerahan berkas dan tersangka.

Kasus ini sudah dinyatakan P-21 oleh Kejari Atambua dan langkah yang diambil Polres Malaka adalah menyerahkan barang bukti (BB) beserta tersangka.

Kapolres Malaka, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, SH, S.Ik menyampaikan hal ini kepada  wartawan di  Kantor Bupati Malaka, Kamis 25 November 2021

Dijelaskan Rudy, terkait dengan kasus pengeroyokan yang dilakukan Kabag Tatapem Setda Malaka bersama  dua orang lainnya selaku tersangka,  terhadap aparat sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Malaka, Hieronimus Vincentius Seran beserta sejumlah barang bukti (BB) siap diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Atambua. 

Baca juga: Forkompimda Malaka Dukung Program Zona Integritas Pertanahan Malaka

Penyerahan para tersangka bersama BB ini dilakukan karena sudah P-21 atau lengkap oleh Kejari Atambua. Dalam kasus ini ancaman hukuman penjara 5, 6 tahun sesuai Pasal 170 KUHP.

"Berkas  sudah dikirim dan dinyatakan P-21 oleh Kejari Atambua. Tahap selanjutnya tersangka dan BB harus diserahkan ke kejaksaan.  Waktunya, nanti pastinya bisa tanyakan ke pak Kasat (Kasat Reskrim, Red)," kata Kapolres Malaka

Terpisah Kasat Reskrim, Iptu Jamari, SH ketika dikonfirmasi wartawan,  Kamis 25 November 2021 petang, membenarkan penyerahan berkas tersangka dan BB kasus pengeroyokan terhadap ASN Malaka. 

"Besok, besok (Jumat, 26 November 2021 kita serahkan tersangka dan barang bukti," kata IPTU Jamari. 

Baca juga: Dua Kakak Beradik Tewas Tenggelam di Tambak Ikan Desa Naimana Malaka

Untuk diketahui, kasus pengoroyokan ini bermula dari tersangka mengendarai mobil dinas dengan nomor polisi DH 9003 WJ tiba di rumah korban beralamat di Translok Blok D Desa Harekakae Kecamatan Malaka Tengah.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved