Tips Sehat
Penyebab Kaki Keringat Berlebihan, Gejala Penyakit Apa? Cara Perawatannya
Walaupun kaki berkeringat adalah hal yang terjadi secara alami, keringat yang berlebihan dapat menjadi masalah bahkan menandakan kondisi medis tertent
POS-KUPANG.COM - Berkeringat merupakan hal yang wajar, misalnya saat cuaca panas sehingga tubuh merasa kepanasan, saat berolahraga atau emosi.
Namun pada sebagian orang ada kondisi yang seharusnya menjadi perhatian, misalnya berkeringat secara berlebihan.
Ada beberapa bagian tubuh yang memiliki kadar kelenjar keringat yang lebih tinggi dari bagian tubuh lain sehingga menghasilkan keringat yang lebih banyak.
Tubuh berkeringat adalah hal yang wajar karena terdapat sekitar tiga hingga empat juta kelenjar keringat yang tersebar di seluruh bagian tubuh.
Baca juga: Penyebab Sering Berdeham, Bisa Jadi 9 Gejala Penyakit Ini, Waspada!
Kaki, telapak tangan, dan ketiak adalah bagian tubuh yang memiliki
Walaupun kaki berkeringat adalah hal yang terjadi secara alami, keringat yang berlebihan dapat menjadi masalah bahkan menandakan kondisi medis tertentu.
Jika kaki yang berkeringat secara berlebihan tidak ditangani dengan tepat, dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti bau kaki, kutu air, dan jamur kuku.
Selain itu, kaki yang berkeringat secara berlebihan dapat mengindikasikan suatu kondisi yang disebut dengan hiperhidrosis.
Baca juga: Periksa Tubuhmu Sekarang! Waspada, Tanda di Bagian Ini Bisa Jadi Gejala Penyakit Serangan Jantung
Penyebab
Tubuh mengeluarkan keringat adalah hal yang normal dan terdapat tiga fungsi utama keringat, yakni:
Mempertahankan suhu tubuh, dengan keringat suhu tubuh tetap normal dan tidak meningkat terlalu tinggi
Ekskresi, keringat adalah cara lain bagi tubuh untuk membuang air dan garam
Perlindungan kulit, keringat mengandung sedikit asam yang membantu melindungi kulit dari kuman (bakteri) dan menjaga kulit tetap kenyal
Merangkum dari Patient Info dan Feet First Clinic, jumlah keringat yang keluar pada manusia disesuaikan dengan jumlah kelenjar keringat yang bekerja dan aktivitasnya.
Baca juga: Kenali Gejala Penyakit Kelenjar Getah Bening atau Limfoma
Aktivitas ini diatur oleh saraf dan hormon serta dipengaruhi oleh jenis kelamin, yang mana pria lebih banyak berkeringat daripada wanita.
Ketika semua kelenjar keringat bekerja pada kemampuan maksimum, laju keringat manusia dapat melebihi tiga liter per jam.
Namun, keringat berlebih yang terjadi pada kaki sering dialami remaja dan wanita hamil karena perubahan hormon yang memicu keringat.
Dalam sepasang kaki setidaknya terdapat 250.000 kelenjar keringat yang umumnya menghasilkan sekitar setengah liter keringat dalam satu hari.
Baca juga: Rasa Lelah Sepanjang Waktu dan Rasa Kantuk Yang Berlebihan Gejala Penyakit Apa?
Inilah yang menyebabkan kaki mengeluarkan keringat lebih banyak daripada bagian tubuh lainya.
Namun, tidak semua orang mengeluarkan keringat dengan kecepatan yang sama. Usia, berat badan, massa otot, dan tingkat kebugaran memengaruhi jumlah keringat.
Selain itu, terdapat kemungkinan penyebab kaki berkeringat diantaranya:
Baca juga: Fatal, Bagi Kamu dengan Riwayat Serangan Jantung,Hindari Olahraga Ini,Kenali Gejala Penyakit Jantung
Panas, baik cuaca maupun suhu tubuh yang tinggi (demam)
Aktivitas berat, misalnya olahraga
Emosi, seperti kecemasan dan stres emosional
Berdiri sepanjang hari
Berat badan berlebih (obesitas)
Kesalahan pemilihan alas kaki, sepatu yang ketat menyebabkan keringat tidak dapat menguap
Hiperhidrosis, kondisi keturunan ketika tubuh mengeluarkan keringat berlebih yang tidak normal
Efek obat yang diresepkan, khususnya beberapa jenis antidepresan
Keringat malam, sering terjadi akibat menderita diabetes atau menopause
Baca juga: Batuk hingga Demam, Kenali Penyebab, Gejala Penyakit Sinusitis
Beberapa kondisi medis, seperti:
1. Diabetes, efek obat dapat memicu keringat malam
2. Infeksi katup jantung (endokarditis)
3. Gangguan kecemasan umum
4. Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid)
5. Kanker darah (leukemia)
6. Kanker pada sel-sel sistem limfatik tubuh (limfoma)
7. Infeksi tuberkulosis
Meskipun demikian, hingga saat ini masih belum diketahui penyebab pasti dari keringat berlebih.
Baca juga: Serang Sistem Pencernaan, Kenali Gejala Penyakit Kolera dan Cara Mengobatinya
Gejala
Selain keluarnya keringat, gejala kaki berkeringat lainnya adalah adanya bau yang berlebihan, kaki tampak memutih, dan sulit untuk mencengkeram sepatu.
Bau kaki disebabkan oleh bakteri yang muncul dalam kondisi lembab dan hangat di dalam sepatu.
Diagnosis
Beberapa metode berikut mungkin dapat dilakukan dokter untuk mendiagnosis penyebab kaki berkeringat:
Baca juga: Gejala Penyakit Cacar Air, Penanganan Hingga Komplikasi Yang Ditimbulkan
Tes laboratorium, seperti tes darah, urine, atau tes lain
Tes ini dilakukan untuk melihat apakah keringat keluar disebabkan oleh kondisi medis lain, seperti hipertiroid atau gula darah rendah (hipoglikemia).
Tes keringat
Untuk mengukur tingkat keparahan kondisi pasien
Perawatan
Melansir Mayo Clinic, jika ditemukan kondisi medis yang memicu kaki berkeringat maka terlebih dahulu dokter akan menangani kondisi tersebut tersebut.
Namun, jika tidak ditemukan penyebab yang jelas maka pengobatan dilakukan untuk mengendalikan keringat berlebih.
Baca juga: Demam, Lemas dan Mual, Bahaya Bisa Jadi Gejala Penyakit Hepatitis A, Begini Cara Mengatasinya
Berikut beberapa penanganan medis yang dapat dilakukan untuk mengatasi kaki berkeringat, antara lain:
Terapi iontophoresis, untuk menghambat keringat
Suntik botulinum toksin (suntik botox) pada kaki untuk menghambat saraf yang menyebabkan keringat berlebih untuk sementara
Obat oral, sejenis glycopyrrolate dan propantheline bromide untuk mencegah terstimulasinya kelenjar keringat
Beta-blockers jika keringat berlebih terjadi karena stres
Jika obat-obatan tidak berhasil mengatasi keringat berlebih, dokter mungkin akan melakukan operasi Endoscopic Thoracic Sympathectomy (ETS).
Baca juga: Kenali Gejala Penyakit Diabetes Melitus pada Anak dan Balita
Selain secara medis, terdapat beberapa metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi kaki berkeringat secara mandiri, antara lain:
Mencuci kaki secara teratur dan dikeringkan dengan benar
Gunakan sabun antibakteri untuk mencuci kaki
Gunakan teh hitam untuk merendam kaki yang berkeringat
Menggunakan produk antiperspirant untuk mencegah keringat
Mengganti kaus kaki setidaknya dua kali sehari
Menggunakan bedak kaki dua kali sehari
Oleskan sedikit alkohol gosok di antara jari-jari kaki atau di area kaki yang berkeringat untuk mengeringkan kaki
Baca juga: Kenali Gejala Penyakit Infeksi Human Papillomavirus (HPV), Pendarahan hingga Nyeri Panggul
Pencegahan
Dikutip dari Medical News Today, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kaki berkeringat, diantaranya:
Mencatat kejadian kaki berkeringat dan temukan polanya
Hal ini dilakukan untuk membantu mencari tahu pemicu keringat kaki sehingga dapat menghindari atau membatasi melakukan pemicu tersebut.
Mengenakan kaus kaki yang tepat
Gunakan bahan katun untuk mengatasi kaki berkeringat
Gunakan semprotan kaki atau bedak antijamur
Hal ini dapat membantu menjaga kaki tetap kering dan bebas bau
Gunakan alas kaki yang tepat
a. Pilih sepatu yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat, seperti kanvas atau kulit
b. Hindari sepatu yang terlalu ketat
c. Pilih sol penyerap atau penghilang bau untuk mencegah bau kaki
Menggunakan alas kaki secara bergantian
Pastikan tubuh tetap terhidrasi untuk mengurangi kemungkinan berkeringat
Meskipun telah melakukan tindakan pencegahan bukan berarti dapat menghentikan kaki dari berkeringat sebab hal tersebut terjadi secara alami.
Lakukan konsultasi dengan dokter jika mengalami keringat berlebih yang mengganggu aktivitas sehari-hari untuk mendapat penanganan yang tepat.
Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Berita gejala penyakit lainnya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kaki Berkeringat ", Klik untuk baca:
Editor : Resa Eka Ayu Sartika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kaki-berkeringat.jpg)