Breaking News:

Berita Belu Bersinar

Dinas Kesehatan dan Dukcapil NTT Fasilitasi Pembentukan Forkom Germas Hidup Bersih

Dalam pengantar awal, Kepala Bidang Promosi Kesehatan pada Dinkes NTT, Dona P. Hutahaean, S.K.M, M. Kes mengatakan, pembentukan forkom Germas ini suda

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
BERI MATERI---Kabid Promosi Kesehatan pada Dinkes NTT, Dona P. Hutahaean, S.K.M, M. Kes saat memberikan materi dalam kegiatan advokasi pembentukan Forkom Germas di Kabupaten Belu, Jumat 5 November 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM| ATAMBUA- -Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan sosialisasi dan advokasi pembentukan Forum Komunikasi Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Bersih dan Sehat di Kabupaten Belu. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel King Star Atambua, Jumat 5 Oktober 2021. 

Dalam pengantar awal, Kepala Bidang Promosi Kesehatan pada Dinkes NTT, Dona P. Hutahaean, S.K.M, M. Kes mengatakan, pembentukan forkom Germas ini sudah diamanatkan dalam Inpres nomor 1 tahun 2017.

Provinsi NTT tergolong terlambat dalam pembentukan fokom Germas karena sudah di tahun 2021, pemerintah masih tahap sosialisasi dan advokasi. Semestinya lanjut Dona, di tahun 2021 ini, forkom sudah terbentuknya dan sudah eksen lapangan. 

Meski demikian, lanjut Dona, tiap-tiap kabupaten/kota sudah melaksanakan program Germas ini hanya saja belum diwadahi dalam sebuah forum. 

Menurut Dona, dengan keterbatasan anggaran, Pemerintah Provinsi NTT akan membentuk forum komunikasi Germas di tiga kabupaten yakni, Belu, Lembata dan Ende.

Ada lima klaster besar yang harus dilaksanakan dalam program Germas hidup bersih dan sehat yaitu, aktivitas fisik, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, penanganan dan percepatan perbaikan gizi, pencegah dan deteksi dini, membentuk pos binaan terpadu dan kualitas lingkungan hidup.

Kabid PPM pada BP4D Kabupaten Belu, Boy Kota menyampaikan, program Germas sudah dilaksanakan pemerintah melalui OPD-OPD dan juga bekerja sama dengan NGO. 

Selama ini, program Germas ini masih dilaksanakan sendiri-sendiri oleh OPD atau belum terintegrasi. 

Diharapkan, dengan pembentukan Fokom Germas ini, masing-masing bidang dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara terorganisir dan tersistem. (jen). 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved