Berita Lembata

Warga Amakaka Lembata Panik, Hujan Lebat Disertai Gemuruh Ile Lewotolok, Ada Apa ?

Hujan lebat disertai petir menyelimuti sebagian Desa Amakaka dan sekitarnya di Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata.

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ferry Ndoen
Istimewa
gunung Ile Lewotolok saat erupsi, 2 November 2021 petang 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Hujan lebat disertai petir menyelimuti sebagian Desa Amakaka dan sekitarnya di Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata.

Selain itu, gemuruh gunung Ile Lewotolok juga terus terjadi sepanjang hujan lebat  yang membuat warga setempat berhamburan menyelamatkan diri. 

Kejadian ini terjadi pada, Selasa 2 November 2021 petang. Selain hujan dan gemuruh gunung, banjir lahar dikabarkan kembali melanda daerah itu. Banjir melintas di kali atau bekas aliran sebelumnya. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, gemuruh gunung Ile Lewotolok dan suara gemuruh banjir menyerupai kejadian pada 4 April 2021 lalu. 

Baca juga: Ini Jenis La Nina Yang Akan Menimpa Wilayah NTT, Begini Penjelasan Kepala BMKG El Tari Kupang

Kepala Desa Amakaka, Thomas Tiro, yang dihubungi membenarkan kejadian itu. Ia menyebut warga berlairan menyelamatkan diri ke arah perbukitan. 

"Untuk sementara sudah agak aman karena sudah tidak hujan. Posisi saya sekarang dengan sekitar 20 an orang di rumah atas nenek TUTO ILE. Karena sudah tidak ada hujan dan petir serta banjir juga sudah redah . Dan memang tadi banyak warga berhamburan Krn gemuruhnya seperti tanggat 4 April itu," katanya.

Sementara itu, petugas di Pos Pemantau Gunung Api (PPGA) Ile Ape, Stanislaus Ara Kian, menyampaikan kepada semua warga Ile Ape dan Ile Timur agar memberi informasi jika ada banjir lahar dingin. 

"Apabila curah hujan puncak tinggi maka selalu di waspadai ancaman banjir lahar dari puncak gunung," katanya. 

Ia menghimbau warga menjauhi zona aliran air yang berhulu dari puncak. Selain itu, warga juga diminta menghindari area rawan bencana. 

Hingga berita ini diturunkan, warga di sekitar desa Amakaka masih memilih untuk berada di perbukitan. Sementara sebagian warga lainnya, telah memilih untuk mengungsi ke Kota Lewoleba dan juga di lokasi lain yang dinyatakan aman. (*)

Berita Lembata Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved