KKB Papua

KKB Papua Bakar Bandara Bilogai Sugapa dan Fasilitas Penerbangan Lainnya di Intan Jaya

Pasca penyelenggaraan PON XX Papua yang dinilai sukses besar tensi konflik di Papua kembali naik. Kali ini terjadi di Kabupaten Intan Jaya Papua.

Editor: Agustinus Sape
Tribunnews.com
Ilustrasi kelompok separatis Papua atau biasa disebut KKB Papua yang melancarkan aksi yang menewaskan warga sipil, TNI, Polri, guru, tenaga kesehatan dan para pekerja yang ada di Papua 

"Semua petugas AirNav Bilorai akan dievakuasi dari Intan Jaya menuju Nabire Timika," kata dia.

Setelah insiden tersebut, Airnav juga akan menerapkan prosedur penerbangan tiba di Bandara Sugapa.

Hal itu dilakukan untuk memastikan kelangsungan operasional penerbangan.

Airnav cabang Nabire berkoordinasi dengan seluruh pihak penerbangan terkait perkembangan terkini situasi di Intan Jaya.

Baca juga: Sibuk Urus Pengungsi Kiwirok Pasca Serangan KKB Papua, Wabup Pegunungan Bintang Meninggal

Sebelumnya, kantor Airnav di kawasan Bandara Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, dibakar KKB pada Jumat 29 Oktober 2021 sekitar pukul 16.00 WIT.

Sebelum membakar, KKB sempat terlibat kontak tembak dengan personel yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Daerah Rawan dari Batalion Infantri 501/BY dan Satgas Belukar.

Karena terdesak, KKB membakar kantor Airnav Bandara Sugapa.

Faizal Ramadhani menuturkan, KKB Papua berusaha mengacaukan situasi keamanan di Sugapa setelah beberapa hari terakhir kerap terjadi kontak senjata.

"Modusnya belum tahu, tapi tadi kita sudah berhasil kuasai bandara," kata Faizal.

Kejadian tersebut, sambung Faizal, tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka.

Hingga saat ini, belum ada rencana penambahan pasukan ke Intan Jaya meski dalam beberapa hari terakhir kerap terjadi gangguan keamanan.

"Pasukan masih cukup di sana," kata Faizal.

Baca juga: KKB Papua Sebar Fitnah di Kiwirok, Mengaku Dibombardir TNI-Polri, Brigjen Izak Buka Suara

Sebelumnya, kontak senjata juga terjadi di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya hingga melukai dua anak yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.

Salah satu anak tewas akibat terkena serpihan peluru.

Sementara pada hari yang sama, seorang prajurit TNI bernama Serka Asep juga mengalami luka tembak di bagian perut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved