Breaking News:

Tips Sehat

Gejala Penyakit Insomnia, Kenali Risiko dan Cara Mengobatinya

Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dalam beraktivitas sehari-hari hingga meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Editor: Eflin Rote
Thinkstock
ENAM Cara Mengobati Insomnia, Dijamin Bakal Cepat Tidur dan Rajin Bangun Pagi-pagi 

POS-KUPANG.COM - Insomnia adalah gangguan tidur yang dapat terjadi dalam jangka pendek maupun panjang, yaitu selama atau lebih dari 3 bulan.

Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dalam beraktivitas sehari-hari hingga meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Jenis

Melansir Medical News Today, insomnia dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, seperti:

Baca juga: Gejala Penyakit Rematik Awal, Demam Hingga Mata Kering Hingga Nyeri Dada

Berdasarkan durasi

  • Insomnia akut dan sementara, masalah jangka pendek yang terjadi selama atau kurang dari 3 bulan
  • Insomnia kronis, dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Berdasarkan penyebab

Baca juga: Waspada, Inilah 5 Gejala Penyakit Asam Urat, Kenali Ciri-cirinya

  • Insomnia primer merupakan masalah tersendiri
  • Insomnia sekunder, terjadi akibat masalah kesehatan lain.

Berdasarkan tingkat keparahan

  • Insomnia ringan, melibatkan kurang tidur yang menyebabkan kelelahan

Baca juga: Sering Buang Air Kecil Bisa Jadi Gejala Penyakit Tertentu: 10 Penyebab Buang Air Kecil Berlebihan

  • Insomnia sedang, memengaruhi fungsi atau kualitas hidup sehari-hari
  • Insomnia kronis, memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan sehari-hari.

Penyebab

Melansir Medical News Today, insomnia dapat disebabkan oleh berbagai faktor terkait dengan kondisi fisik dan psikologis, seperti:

Baca juga: Gejala Penyakit Menular Seksual, Terasa Gatal hingga Sensasi Terbakar di Area Genital

Kondisi umum

  • Mengalami jet lag atau perubahan lain pada jam internal tubuh
  • Kamar atau tempat tidur yang tidak nyaman
  • Jarang berolahraga
  • Mengalami night terror atau mimpi buruk
  • Menggunakan obat-obatan rekreasional, seperti kokain atau ekstasi.

Kondisi psikologis

  • Depresi
  • Kecemasan
  • Gangguan bipolar
  • Skizofrenia
  • Stres
  • Masalah kesehatan mental lainnya.

Kondisi medis

  • Sindrom kaki gelisah
  • Tiroid yang terlalu aktif
  • Apnea tidur
  • Penyakit refluks gastrointestinal atau GERD
  • Penyakit paru obstruktif kronik atau COPD
  • Memiliki penyakit kronis lainnya
  • Penyakit Alzheimer
  • Kelainan genetik yang disebut insomnia familial fatal.

Faktor risiko

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved