Rabu, 6 Mei 2026

Berita Pemprov NTT

Wakil Presiden Ma'ruf Amin  Wapres : Masyarakat TTS Gunakan Listrik Dengan Baik

Wapres diminta untuk menyerahkan  secara simbolis kepada dua warga penerima bantuan pasang listrik baru

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/IRFAN HOI
Wapres Ma'ruf Amin saat menyalakan lampu secara simbolis di kabupaten TTS  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memimpin rapat percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrim di 5 kabupaten prioritas yaitu Sumba Timur, Sumba Tengah, TTS, Manggarai
Timur,Rote Ndao) wilayah NTT.

Wapres Ma'ruf Amin didampingi Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Turut hadir dalam rapat itu rombongan Menteri kabinet Indonesia Maju.

Rapat yang berlangsung secara tertutup dihadiri Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Sekda NTT, Benediktus Polo Maing, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Lingkup NTT, di aula Rujab Gubernur NTT, Minggu 17 Oktober 2021.

Setelah memimpin rapat Wapres Ma'aruf Amin melakukan peninjauan UMKM di halaman kantor Rujab Gubernur NTT, dan diakhiri dengan  konferensi pers sebelum ke bandara El Tari Kupang dan kembali ke Jakarta.

Di stand UMKM Kabupaten TTS, Wapres diminta untuk menyerahkan  secara simbolis kepada dua warga penerima bantuan pasang listrik baru. Wapres langsung meresmikan penggunaan listrik bantuan PLN kepada masyarakat Kupang mampu.

Baca juga: Wapres dan Pemprov NTT Gelar Rapat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim

"Program Bantuan Pasang Baru Listrik di kabupaten TTS saya nyatakan mulai menyala dan mulai dinikmati oleh masyarakat setempat. Dengan adanya listrik ini, apa yang dirasakan bapak ibu bisa senang, dan bahagia," katanya.

Salah satu penerima bantuan listrik, Yakobus Tlonaen di kecamatan Kualin, kabupaten TTS mengaku selama ini menggunakan pelita yang berbahan dasar minyak tanah.

Dalam seminggu mereka mengeluarkan biaya untuk minyak tanah mencapai Rp,25.000 sehingga dalam sebulan mereka bisa mengeluarkan anggaran mencapai Rp 100.000.

Namun, lanjut Yakobus, kehadiran bantuan listrik dari pemerintah melalui PLN sangat membantu masyarakat. Lantaran, bisa menghemat biaya kebutuhan rumah tangga yang selama ini dibelanjakan untuk minyak tanah.

"Awalnya kami pakai pelita yang bahan bakar pakai minyak tanah. Satu bulan pengeluaran kami sampai seratus ribu, tetapi perjuangan pemerintah menghadirkan listrik sangan membantu kami. Kami berterimakasih kepada Bapak Wakil Presiden, Bapak Gubernur, dan Bapak Bupati TTS, " tandasnya secara virtual.

Baca juga: Pemprov NTT Kerja Sama Dengan Unwira Kupang, Ini Pesan Gubernur NTT

Merespon pernyataan Yakobus, Wapres meminta masyarakat untuk memanfaatkan listrik tersebut secara maksimal, sebaiknya, dan menghemat agar anak-anak bisa belajar dengan baik, dan bisa meraih cita-cita masa depan.

"Gunakan listrik ini dengan maksimal, sebaiknya, dan menghemat agar anak-anak bisa belajar dengan baik. Pemerintah daerah juga harus memanfaatkan potensi daerah yang ada secara baik," kata wapres. 

Wapres kemudian bergeser ke Stand UMKM kabupaten Sumba Timur untuk memantau produk unggulan daerah. Pemerintah kabupaten Sumba Timur memajangkan kain tenun ikat yang biasa diikutkan pada ajang fashion show di luar Negeri.

Selanjutnya di stand UMKM Kabupaten Sumba Tengah, pemerintah daerah menunjukkan potensi daerah salah satunya Food Estate.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved