Breaking News:

Berita Pemkab Belu

DPRD TTU Studi Banding di RSUD Atambua Terkait Sistem Pelayanan Kesehatan

Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melakukan studi banding di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua terkait sistem pelayanan kesehatan dan

Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS STUDI BANDING---Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melakukan studi banding di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua terkait sistem pelayanan kesehatan dan tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Jumat 8 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM| ATAMBUA----Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melakukan studi banding di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua terkait sistem pelayanan kesehatan dan tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). 

Studi banding ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan di bidang kesehatan untuk diterapkan di Kabupaten TTU. 

Tim studi banding dari TTU adalah anggota komisi III DPRD yang diketuai Therensius Lazakar sebagai Ketua Komisi III DPRD TTU. Mereka diterima Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM didampingi Plt.Kadis Kesehatan, Drs. Egidius Nurak dan Manajemen RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD, Kamis 8 Oktober 2021.

DPRD TTU melakukan Studi banding di RSUD Atambua karena status RSUD Atambua sudah sebagai BLUD. Rumah sakit tipe C ini juga merupakan rumah sakit rujukan untuk Kabupaten TTU, Malaka dan Timor Leste dengan akreditasi madya. 

Wakil Bupati Belu, Alo Haleserens dalam sambutannya menyampaikan, RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD berstatus sebagai BLUD. Manajemen rumah sakit mengelola secara mandiri seperti pendapatan, sistem pelayanan premium kepada masyarakat sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Belu yakni mewujudkan Masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif.

Wabup Alo Haleserens juga menyampaikan, saat ini Kabupaten Belu telah mencapai Total Health Coverage. Seluruh masyarakat Belu mendapat pelayanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan NIK, KK atau surat keterangan lahir bagi bayi baru lahir. 

"Saat ini seluruh warga Belu berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP, KK atau Kartu Tanda Lahir mulai dari pelayanan kesehatan tingkat pertama di puskesmas sampai ke rumah sakit terus rujuk kemana saja, itu semua gratis termasuk obat", jelas Alo Haleserens. 

Wabup Belu mengharapkan kegiatan studi banding ini bisa saling menukar pikiran untuk, saling berbagi informasi dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

“Ada kelebihan dari Belu, kita mengisi kekurangan di TTU begitupun sebaliknya. Itu yang mau kita lakukan", pintanya. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved