Jumat, 17 April 2026

Berita Pemprov NTT

Gubernur NTT Resmikan Assessment Center dan Launching Penilaian Kompetensi Berbasis CAT

BKD juga akan melakukan uji coba penerapan virtual assessment center sebagai salah satu bentuk inovasi daerah.

Editor: Rosalina Woso
Dok. BKD NTT
Peresmian Assessment Center dan Launching Penilaian Kompetensi Berbasis CAT 

"Dengan branding ‘ASN berkompeten, NTT maju’, kami ingin tampil sejajar dengan provinsi-provinsi lain dan mengharumkan nama pemerintah Provinsi NTT di kancah nasional," tambahnya.

Baca juga: Pemprov NTT Gandeng Pemkab Kupang Gelar Kegiatan SP4N-Lapor

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, menyatakan dukungannya terhadap upaya berbasis teknologi informasi yang telah dan sedang dilakukan untuk membuat penilaian lebih efektif, efisien, terintegrasi, dan masif.

Kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk memperlancar pekerjaan merupakan salah satu jenis kompetensi yang wajib dikuasai di abad ini.

Dengan melakukan penilaian berbasis cat, Viktor  berharap assessment center bisa menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan literasi digital di kalangan masyrakat, khususnya di kalangan aparatur sipil negara.

"Pelayanan tentu akan menjadi lebih murah, mudah, cepat, dan transparan jika kita menggunakan teknologi informasi," kata Viktor.

Gubernur juga meminta seluruh ASN agar tidak resisten terhadap perubahan, melainkan terus berinovasi dan melakukan peningkatan kapasitas (upsklilling dan reskilling) secara berkelanjutan. 

“Kepada seluruh ASN, saya ajak untuk adaptif dan bahkan proaktif dalam merancang dan menerapkan perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing, minimal merancang perubahan untuk dirinya sendiri. Jangan berharap merubah dunia, kalau kita belum mampu merubah diri kita sendiri," tegasnya.

Baca juga: Pemprov NTT Minta Daerah Percepatan Vaksinasi Covid-19

Dia menerangkan kompetensi erat kaitannya dengan kompetisi. Jika tidak membekali diri dengan kemampun untuk mengadaptasi perubahan, maka akan menjadi ‘the useless generation’; bukan the golden generation yang diharapkan mampu menciptakan birokrasi berkelas dunia dan Indonesia Emas 2045.

Karena itu Gubenrur Viktor berpesan agar ASN harus agile, lentur, fleksibel, dan kreatif. Pengukuran atau penilaian kompetensi memang penting, namun yang lebih penting adalah bagaimana evaluasi dan feedback yang diberikan oleh assessment center membuat kita mau berubah.

Assessment Center memiliki peran yang srategis di dalam managemen kepegawaian daerah, Gubenrur meminta Kepala BKD, Kepala BPSDM dan seluruh pimpinan OPD.

Dengan begitu data yang dihasilkan dapat diolah menjadi informasi yang berguna bagi pengambilan kebijakan di bidang managemen kepegawaian daerah agar dapat melakukan intervensi yang tepat dalam hal penempatan, pengembangan dan promosi secara berkelanjutan.

Viktor mengingatkan, mengejar berbagai ketertinggalan dan menempatkan diri dalam posisi yang sejajar dengan provinsi lain bukanlah hal yang mudah. Ini sebuah lompatan besar yang butuh kerja keras, kerja cerdas dan kerja sama.

“Saya ajak kita semua untuk hilangka ego sektoral, melainkan perbanyak kerja-kerja kolaboratif: lintas bidang, lintas sektor, lintas instansi," ucapnya.

Baca juga: PON Papua, Pemprov NTT Minta Altet Jaga Sportivitas

Dia menyebut, dirinya tidak membutuhkan Superman dalam membangun NTT, melainkan ia membutuhkan supertim.

Baginya membangun komunitas yang tertutup hanya akan menghasilkan kekerdilan, namun membuka diri terhadap kerja sama akan menghasilkan pertumbuhan dan kemajuan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved