Berita Malaka
Rancang Bangun Pusat Pemerintahan dan Taman Kota di Malaka Mulai Diperkenalkan
Rancang Bangun Pusat Pemerintahan dan Taman Kota di Malaka Mulai Diperkenalkan
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong
POS-KUPANG.COM, BETUN - Rencana rancang bangun pusat pemerintahan Kabupaten Malaka dan Taman Kota yang sudah "Diproklamirkan" pada Pilkada 2020 lalu kini mulai diperkenalkan.
Perkenalan awal master plan dua objek yang akan dibangun ini dilakukan tim konsultan akademisi dari Universitas Widya Mandira (UNWIRA) Kupang. Dalam pembicaraan bersama dengan merangkum semua usul saran diagendakan pada awal 2022 sudah bisa dilakukan peletakan batu pertama pembangunannya.
Konsultan Tim Ahli Unwira-Kupang, Donatus Arakian dan Don Da Costa, dalam pemapara penyusunan Naskah Akademisi Rencana Tata Bangunan Dan Lingkungan kawasan Malaka, Kecamatan Malaka Tengah ( Kluster A) menelan dana sekitar Rp 100 Miliar. Proses pekerjaannya secara multiyears dimana pekerjaannya akan berkelanjutan.
Menurut Donatua, dalam konsep perencanaan ini sesuai dengan apa yang dibahas sebelumnya akan tetapi apabila ada penambahan kosep bisa dilakukan, sesuai dengan kebutuhan atau budaya Malaka.
Baca juga: Dua Srikandi di Kabupaten Malaka Dilantik Jadi Penjabat Kepala Desa
Dalam pemaparan tersebut terlihat konsep Kantor Bupati interior rumah adat yang diambil sesuai pembangunan rumah adat Kabupaten Malaka.
Selain itu ada patung Pahlawan Malaka Nahak Maroerae, Patung Bidu, Patung, Likurai dan Patuh Merongeng.
Selain pusat pemerintahan Kabupaten Malaka juga didesain Taman Kota yang terletak di Betun yang bakal ditata dengan konsep ramah lingkungan dan humanis.
Bupati Malaka Dr.Simon Nahak SH., MH, pada kesempatan itu mengatakan bahwa pada prinsipnya pekerjaan tentu akan memakan waktu yang lama sehingga perlu dipercepat untuk peletakan batu pertamanya sehingga secara perlahan kantor Bupati bisa secepatnya dikerjakan.
Baca juga: Jajaran Puskesmas Tunabesi Kabupaten Malaka Rutin Sosialisasi Pola Hidup Sehat Cegah Covid-19
Dikatakannya bahwa direncanakan peletakan batu pertama pada awal 2022 karena itu dirinya meminta kepada Konsultan agar bisa mempercepat desain perumahannya sehingga bisa dilakukan pembangunan.
"Kita rencanakan awal 2022 sudah bisa dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bupati Malaka. Saya minta Kadis PUPR untuk bisa berkoordinasi dengan konsultan," kata Bupati Simon Nahak.
Dijelaskannya, dalam melaksanakan proses pembangunan ini harus dikaji secara baik sehingga pada saat pekerjaan mulai dilaksanakan tidak menimbulkan resiko. Dirinya tidak mau suatu saat nanti ada persoalan.
Menurut Bupati bahwa konsep master plan pusat pemerintahan maupun alun-alun kota harus mencirikan nilai budaya sehingga betul-betul Malaka ini dikenal sebagai Kota Berbudaya.
Selain itu dirinya mengatakan bahwa selain pembangunan gedung Kantor Bupati dan Alun-alun kota, penataan akses jalan lingkar kota Betun harus diarahkan dengan baik agar akses transportasi bisa berjalan dengan aman dan lancar.
Ia menambahkan pada prinsipnya, Malaka harus memiliki Ikon yang menarik dalam konsep perencanaan pembangunan daerah. Harus ada Gapura, Balai adat, patung pahlawan dan patung ikon Malaka lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rancang-bangun-pusat-pemerintahan-dan-taman-kota-di-malaka-mulai-diperkenalkan.jpg)