Berita Sikka
Anak Mantu di Sikka Temukan Mertuanya Tak Bernyawa dan Membusuk di Kebun
keadaan meninggal Dunia dan kondisi korban sudah membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap serta banyak belatung
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM, MAUMERE--Stefanus Sili, petani Dusun Mudung, Desa Aibura, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka yang berusia 64 tahun ditemukan tak bernyawa lagi di kebunnya yang berjarak kurang lebih
10 meter dari rumahnya, Jumat, 24 September 2021 pagi.
Sili ketika ditemukan sudah membusuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
Penemuan Sili yang meninggal dunia ini langsung dilaporkan ke Polsek Waigete.
Polsek Waigete lalu bersama Tim Identifikasi Polres Sikka terjun ke TKP melakukan tindakan hukum.
Polisi yang melakukan olah TKP di kebun korban tepatnya di RT 11/RW 006, Dusun Mudung, Desa Aibura berhasil mengindentifikasi korban dan saksi.
Baca juga: Pater Biara Kamilus Sembuhkan Penderita ODGJ di Sikka
Korban meninggal dunia bernama Stefanus Sili.
Sedangkan saksi yakni Vinsensius Werong yang berstatus anak mantu dan Aleksius Sander.
Menurut keterangan para saksi kepada polisi di TKP menjelaskan, pada Jumat tanggal 24 September 2021 sekira pukul 09.00 wita saksi Werong yang berstatus anak mantu datang ke rumah korban untuk menjenguk korban.
Setelah saksi ini tiba di rumah korban, ia tidak melihat korban di rumah.
Ia pun mencari korban di kebun yang tidak jauh dari rumah korban sekitar 10 meter.
Ia menemukan korban dalam kondisi tertidur di tanah dan dalam keadaan meninggal Dunia dan kondisi korban sudah membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap serta banyak belatung yang keluar dari tubuh korban.
Baca juga: BRI Hadirkan Kebahagian Bagi Kelompok Menjahit Wanita di Kabupaten Sikka
Atas kejadian tersebut, saksi memberitakukan kejadian tersebut kepada saksi Alexander yang menjabat Ketua RT dan saksi kedua ini melaporkan kejadian tersebut kepada aparat Desa Aibura.
Aparat Polsek Waigete yang mendapat laporan langsung turun ke TKP.