Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 23 September 2021: Mengenal Yesus

Segala sesuatu di dalam dunia ini adalah misteri. Tak mungkin disingkap, digarap tuntas, dan dimengerti. Tak terkecuali diri kita manusia.

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RD. Fransiskus Aliandu 

Renungan Harian Katolik Jumat 23 September 2021: Mengenal Yesus (Lukas 9:18-22)

Oleh: RD. Fransiskus Aliandu

POS-KUPANG.COM - Segala sesuatu di dalam dunia ini adalah misteri. Tak mungkin disingkap, digarap tuntas, dan dimengerti. Tak terkecuali diri kita manusia.

Jangankan orang lain yang terkadang salah memahami, kita sendiri pun tak bisa mengenal dan mengerti sepenuhnya diri kita sendiri. Tak heran filsuf bilang manusia adalah sebuah misteri. 

Kita coba mengerti dari sisi kedokteran. Untuk tubuh kita yang tak lebih dari dua meter tinggi dan semeter lebarnya, didekati dan dipelajari oleh begitu banyak spesialis dan sub spesialis. Ada spesialis mata, THT, mulut dan gigi, paru, jantung, internis, urolog, kandungan, kulit dan kelamin. Belum lagi untuk bagian syaraf, kejiwaan, dan sebagainya. 

Untuk mendiagnosa, sang spesialis pun masih membutuhkan hasil labor, foto rontgent, CT San, atau MRI. Itu pun kadang kala belum membuatnya bisa mendeteksi apa yang terjadi pada organ yang menjadi spesialisasinya. 

Dalam hidup bersama, meski sudah sekian lama menjalani kebersamaan tiap hari, tetap saja belum bisa membuat orang mengenal sesamanya sepenuhnya. Terkadang orang terkejut karena kemudian muncul sesuatu yang tak diketahui sebelumnya. 

Injil membeberkan bermacam-macam kegiatan dan pengajaran Yesus. Ia melakukan banyak perbuatan dan disaksikan secara langsung oleh orang-orang, terlebih mereka yang mengikuti-Nya. 

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 23 September 2021: Rasa Cemas

Namun ditampilkan pula kisah adanya beragam anggapan dan pengenalan akan pribadi Yesus. 

Saat Yesus bertanya, "kata orang banyak, siapakah Aku ini?", terungkap bahwa ada yang beranggapan bahwa Dia adalah Yohanes Pembaptis, ada yang mengatakan Dia itu Elia, dan ada pula yang menyebut-Nya seorang dari nabi-nabi dahulu yang telah bangkit (Luk 9:18-19). 

Yesus dianggap sebagai Yohanes Pembaptis, yakni tokoh yang mengajak untuk hidup lurus. Dia dipandang sebagai Elia atau nabi-nabi tempo dulu yang menyampaikan suara Tuhan yang memberi harapan bahwa Allah akan datang dan membebaskan manusia dari penindasan apa pun. 

Dengan begitu, Yesus pun tetap misteri yang mesti terus didekati dan digali agar bisa lebih mengenal dan memahaminya dengan benar. 

Yesus tetap membuka diri dan membeberkan diri-Nya agar para murid-Nya, termasuk kita, mengenal dan mengimani-Nya. 

Kita tentu memiliki harapan, keinginan, kebutuhan, cita-cita dalam hidup. Kita pun berharap, apa yang menjadi keinginan dan cita-cita kita tercapai. Kita bermohon agar dengan mengikuti-Nya, Dia bisa menjawabi harapan, kebutuhan, dan cita-cita kita. 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved