Berita TTS

Danone, Lazada dan We Car Bantu Atasi Stunting di Kabupaten TTS

Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat membantu Pemda TTS dalam menekan angka stunting

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Bupati Tahun sedang melakukan foto bersama dengan tim dari Danone, Lazada, We Car dan Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat di Rujab Bupati TTS, Jumat 24 September 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE- Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan Lazada dan WeCare.id berkolaborasi dengan Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat membantu Pemda TTS dalam menekan angka stunting.

Melalui program donasi bertajuk "Program Desa Berdaya Generasi Maju" angka stunting di lima desa di kecamatan Kolbano akan ditekan.

Wentra Hakami, E-Commerce Key Account Asst. Manager (Danone Indonesia) mengatakan, semua anak berhak untuk maju melalui pemenuhan nutrisi yang tepat dan akses pendidikan yang berkualitas.

Sehingga seharusnya tidak ada anak Indonesia yang tertinggal akan akses nutrisi dan pendidikan.

Baca juga: Kadis Kesehatan Sumba Barat, Akui Kasus Stunting Alami Kenaikan

Oleh sebab itu, SGM Eksplor berkolaborasi bersama Lazada dan WeCare.id melalui Program Desa Berdaya Generasi Maju ingin berkontribusi mendukung pemenuhan nutrisi anak-anak di daerah NTT, khususnya kabupaten TTS dalam hal pemenuhan gizi bagi anak-anak stunting.

Program donasi "Desa Berdaya Generasi Maju" ini terdiri dari program Donasi nutrisi untuk anak usia di atas 1 tahun dan Modul Pendidikan serta Kampung Gizi Mandiri yang diselenggarakan dari bulan Agustus hingga November 2021.

Donasi nutrisi dan Modul Pendidikan berasal dari konsumen yang otomatis berkontribusi dalam setiap pembelian produk SGM Eksplor 1Plus, 3Plus, dan 5Plus periode 1 Agustus 2021 sampai 31 Agustus 2021 di SGM Official Store Lazada.

Total kontribusi konsumen dari seluruh pembelian produk SGM Eksplor di SGM Official Store Lazada selama bulan Agustus 2021 mencapai Rp 502 juta, yang kemudian disalurkan dalam bentuk donasi paket dan edukasi nutrisi untuk 500 anak usia di atas 1 tahun dari 500 keluarga yang membutuhkan.

Baca juga: Atasi Stunting, Wakil Bupati Belu Minta Kurangi Teori Tapi Aksi

Sedangkan, dalam program Kampung Gizi Mandiri, dilakukan pembangunan kebun nutrisi dan kolam ikan berkelanjutan untuk lebih dari 200 keluarga dengan anak usia di atas 1 tahun yang membutuhkan.

"Ada beberapa kegiatan yang akan kita lakukan di lima desa di Kecamatan Kolbano untuk menekan angka stunting di wilayah tersebut," ungkapnya kepada Pos-Kupang. Com, Jumat 24 September 2021 di Hotel Timor Megah.

Ditambahkan Yohanis Pakereng, Direktur Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat, dalam pelaksanaan program penekanan angka stunting di wilayah Kolbano, khususnya di Desa Kolbano, Oetuke, Spaha, Pene Selatan dan Noesiu, pihaknya juga berkolaborasi dengan Puskesmas Kolbano serta Forkompincam Kolbano.

Data sasaran anak stunting sendiri, diperboleh pihaknya dari Puskesmas Kolbano. Sedikitnya, ada 137 anak stunting di lima desa tersebut akan menjadi sasaran utama.

Program penekanan angka stunting akan berlangsung dari bulan September hingga Januari mendatang.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved