Berita Kota Kupang

Sekolah Tatap Muka di Kota Kupang Resmi Digelar

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, memantau pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka terbatas

Editor: Kanis Jehola
Dok. Prokompim untuk POS-KUPANG.COM
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore Saat memantau pelaksanaan kegiatan belajar di sekolah. 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Kupang mulai dilaksanakan. Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, memantau pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka terbatas di dua sekolah di Kota Kupang, Senin 20 September 2021.

Dalam kunjungan tersebut Wali Kota melihat langsung kesiapan sekolah yang telah dinyatakan memenuhi syarat, berdasarkan penilaian tim penilai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang direkomendasikan siap menjalankan proses pembelajaran tatap muka terbatas.

Sekolah pertama yang dikunjungi adalah SD Kristen Hosana Agape di Kelurahan Bonipoi, Kecamatan Kota Lama. Sekolah tersebut sudah menjalankan kegiatan belajar mengajar tatap muka terbatas sejak seminggu yang lalu.

Kepada para siswa yang ditemui di ruang kelas mereka,  Wali Kota berpesan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan baik di sekolah maupun di rumah. Para siswa juga diimbau untuk memanfaatkan fasilitas yang disediakan sekolah seperti air dan sabun untuk mencuci tangan dan hand sanitizer.

Baca juga: SMP Kristen 1 Kupang Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Kepala Sekolah SD Kristen Hosana Agape,  Dicky Fanggidae, S.Pd,  saat menerima kunjungan Wali Kota memastikan kesiapan sekolahnya dalam menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas.

Menurutnya SD Kristen Hosana Agape telah melakukan berbagai persiapan sebagaimana yang diprasyaratkan dalam menunjang pembelajaran tatap muka terbatas, mulai dari perlengkapan covid-19, pengawasan satgas covid-19 tingkat sekolah dan kesiapan guru yang mengisi proses belajar mengajar.

Usai memantau di SD Kristen Hosana, Wali Kota melanjutkan kunjungan ke SMP 15 Kelurahan Manulai 2 Kecamatan Alak. Bersama Kepala Sekolah Yusak S. Olla,S.Pd, Wali Kota menyambangi  sejumlah ruang kelas yang sedang berlangsung kegiatan belajar mengajar tatap muka terbatas.

Dari dialog dengan sejumlah siswa diketahui sebagian besar siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah sudah divaksin covid 19. Beberapa siswa belum bisa divaksin karena sedang sakit.

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka Ini yang Dilakukan SMPK Santu Yoseph Naikoten

Kepala Dinas Pedidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si, yang turut mendampingi Wali Kota dalam kunjungan tersebut menjelaskan, berdasarkan hasil penilaian tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang terhadap daftar periksa satuan pendidikan (SD dan SMP) untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas yang sudah dilakukan sebelumnya,  direkomendasikan bahwa satuan pendidikan (sekolah) yang telah memenuhi syarat untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas adalah sebagai berikut; kelas yang menjadi prioritas pembelajaran tatap muka terbatas tahap pertama adalah Jenjang SD/ MI (kelas I seluruhnya dan kelas V khusus siswa peserta Asesmen Nasional Berbasis Komputer/ ANBK).

Sementara  jenjang SMP/ MTs (kelas VII seluruhnya dan kelas VIII khusus siswa peserta Asesmen Nasional Berbasis Komputer/ ANBK). 

Dia menambahkan, untuk tahap pertama akan mulai  dilaksanakan paling lambat tanggal 20 September 2021. Selama berlangsungnya tatap muka tahap pertama, tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keseluruhan proses pembelajaran pada masing-masing sekolah.

“Jika menurut hasil penilaian tim ternyata sekolah mengabaikan protokol covid-19 maka rekomendasi pembelajaran tatap muka terbatas bagi sekolah tersebut akan dicabut dan kembali ada pembelajaran jarak jauh (daring),” tegasnya. 

Dia menerangkan, batas waktu evaluasi pembelajaran tatap muka terbatas tahap pertama adalah 30 Oktober 2021.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved