Rabu, 13 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 16 September 2021: Hanya untuk Orang Baik?

Pengalaman membuat kita bertanya, kenapa Tuhan koq lebih mencintai orang lain daripada diri kita. Padahal kita amat cenderung merasa diri lebih baik.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RD. Fransiskus Aliandu 

Awasilah dirimu dan awasilah ajaranmu; dengan demikian engkau menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau

Saudara terkasih, jangan seorang pun menganggap dirimu rendah karena engkau masih muda. Jadilah teladan bagi orang-orang beriman, dalam perkataan dan tingkah laku, dalam kasih, kesetiaan dan kesucianmu.

Sementara itu, sambil menunggu kedatanganku, bertekunlah dalam membaca Kitab Suci, dalam membangun dan mengajar.

Janganlah lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang diberikan oleh penumpangan tangan Sidang penatua disertai nubuat.

Perhatikanlah semuanya itu dan hiduplah di dalamnya, supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang.

Awasilah dirimu dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

Demikianlah Sabda Tuhan

Syukur kepada Allah

Mazmur Tanggapan : 111:7-8.9.10

Refr.: Aku wartakan karya agung-Mu Tuhan, karya agung-Mu karya keselamatan

  • Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh; perintah-Nya lestari untuk selama-lamanya, dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran.
  • Memberikan kebebasan kepada umat-Nya, Ia menetapkan perjanjian untuk selama-lamanya; kudus dan dahsyatlah nama-Nya!
  • Pangkal kebijaksanaan adalah takut akan Tuhan, semua orang yang mengamalkannya memiliki budi bahasa yang baik; dia akan disanjung sepanjang masa.

Bacaan Injil: Lukas 7:36-50

Dosanya yang banyak telah diampuni, karena ia telah banyak berbuat kasih

Pada suatu ketika seorang Farisi mengundang Yesus makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.

Di kota itu ada seorang wanita yang terkenal sebagai orang berdosa.

Ketika mendengar bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa buli-buli pualam berisi minyak wangi.

Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved