Breaking News:

Berita Ngada

Kasat Reskrim Polres Ngada Sebut Keluarga Terima Kematian Korban Gantung Diri Sebagai Musibah

Kasat Reskrim Polres Ngada Sebut Keluarga Terima Kematian Korban Gantung Diri Sebagai Musibah

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Petugas medis sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban di Puskesmas Maronggela, Sabtu 11 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, BAJAWA-Kasat Reskrim Polres Ngada Iptu I Ketut Ray Artika mengatakan bahwa, keluarga besar korban yang meninggal gantung diri di Kampung Marobatong, Desa Lanamai, Kecamatan Riung Barat menerima kematian korban sebagai musibah.

"Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah," ungkap Iptu Ray kepada Pos Kupang, Minggu 12 September 2021.

Selanjutnya, kata Iptu Ray, pihak keluarga juga membuat surat pernyataan tentang penolakan otopsi maupun proses hukum atas kejadian tersebut.

Diberitakan Pos Kupang sebelumnya, seorang pria di Kabupaten Ngada berisial (HM) berumur 52 tahun ditemukan tewas gantung diri di Dusun Marobatong, Desa Lanamai, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, Sabtu 11 September 2021.

Baca juga: Korban Gantung Diri di Kampung Marobatong-Nagada Dikenal Sebagai Sosok Pendiam

Pria yang berprofesi sebagai seorang petani tersebut ditemukan gantung diri di dahan kayu jati di kebun miliknya.

Kasat Reskrim Polres Ngada Iptu I Ketut Ray Artika mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Minggu 12 September 2021.

Ray mengungkapkan bahwa, kronologis kejadian bermul pada, Jumat 10 September 2021, ketika korban bersama dengan keluarga besarnya menyelenggarakan acara pernikahan anak kandungnya yang berinisial (YD) di rumahnya.

Keesokan harinya, Sabtu 11 September 2021, pukul 08:00 Wita saat ingin sarapan pagi, keluarga tidak melihat kehadiran korban di rumah, sehingga istri korban yang berinisial MKM memutuskan untuk mencari korban. Namun korban tidak ditemukan.

Baca juga: Tidak Ada Tanda-tanda Kekerasan pada Tubuh Korban Gantung Diri di Ngada

Kemudian, istri koran meminta bantuan keluarga besar mencari korban disekeliling kampung itu. Pada pukul 10:00 Wita, saksi yang berinisial TL (keluarga korban) yang juga ikut mencari korban ke arah tempat kejadian melihat seekor anjing menggonggong.

Anjing milik korban mengarahkan saksi menuju tempat kejadian. Saat itu, saksi mendapati korban sudah tidak bernyawah sedang tergantung pada dahan pohon jati di kebun milik korban.

Selanjutnya, sekira pukul 11:00 Wita, salah satu keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polsubsektor Riung Barat. (*)

Baca Berita Ngada Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved