Breaking News:

CPNS 2021

6 Aturan Tambahan Kemendikbud Ristek Untuk Seleksi Kompetensi 1 Guru ASN PPPK Tahun 2021.

Beberapa aturan tambahan tersebut antara lain terkait keterlambatan peserta di lokasi ujian serta penggunaan hasil rapid test sebagai syarat mengikuti

Editor: Hermina Pello
TribunJogja
Berita CPNS 2021 Terbaru POS-KUPANG.COM - 6 Aturan Tambahan Kemendikbud Ristek Untuk Seleksi Kompetensi 1 Guru ASN PPPK Tahun 2021. 

POS-KUPANG.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan aturan tambahan Tentang Tambahan Ketentuan Pelaksanaan Seleksi Kompetensi 1 Guru ASN PPPK Tahun 2021

Bagi kamu yang mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) simak aturan tambahan yang telah dikeluarkan

Seleksi PPPK Guru tahap 1 dilaksanakan hari ini, Senin 13 September 2021 hingga 17 September mendatang.

Terkait dengan aturan ujian, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan aturan tambahan yang tertuang dalam Pengumuman Nomor 5044/B/Gt.01.00/2021 Tentang Tambahan Ketentuan Pelaksanaan Seleksi Kompetensi 1 Guru ASN PPPK Tahun 2021.

Baca juga: Jadwal Ujian SKD CPNS 2021 Kemenag dan Ketentuannya, Jika Positif Covid-19 Lapor Ke Tautan Ini

Beberapa aturan tambahan tersebut antara lain terkait keterlambatan peserta di lokasi ujian serta penggunaan hasil rapid test sebagai syarat mengikuti ujian PPPK Guru 2021.

Berikut aturan tambahan Seleksi Kompetensi PPPK Guru selengkapnya, melansir laman gurupppk.kemdikbud.go.id:

1. Bagi peserta yang hadir ke lokasi TUK tanpa membawa dokumen asli bukti rapid test dengan hasil non-reaktif/negatif akan dipindahkan ke sesi susulan.

2. Bagi peserta yang hadir di lokasi lebih dari pukul 07.15 WIB pada sesi 1 dan pukul 13.15 WIB pada sesi 2 akan diikutkan ke seleksi kompetensi tahap 2.

Baca juga: Tips Lolos CPNS 2021, Ini Passing Grade SKD Harus Dicapai, Materi & Kisi-kisi TWK, TIU, TKP

3. Bagi peserta yang tidak hadir ke lokasi TUK pada sesi yang ditentukan karena alasan kesehatan (rapid test reaktif, Positif Covid-19/Sakit/Melahirkan) atau karena alasan Kasus Khusus/Keadaan Kahar (Kondisi Geografis, Transportasi, Bencana Alam, dan lainnya) wajib menyampaikan laporan tertulis kepada Penanggung jawab lokasi TUK dengan menyertakan alasan dan bukti.

Selanjutnya Pengawas utama dan/atau Penanggung jawab lokasi memberikan rekomendasi untuk menentukan apakah peserta dapat ikut sesi susulan atau diikutkan ke seleksi kompetensi tahap 2. Proktor Utama memasukkan data peserta yang melapor tersebut ke laman CAT-UNBK beserta dokumen pendukung dan rekomendasinya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved