Breaking News:

Berita Manggarai Barat

Ahli Waris Perangkat Desa Terima Santunan Jaminan Kematian Dari BPJS Ketenagakerjaan Mabar

santunan yang diberikan dapat membantunya menjalani hidup pasca kepergian almarhum suaminya. 

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/GECIO VIANA
Suasana pemberian santunan jaminan kematian di lantai dua gedung Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Mabar, Jumat 10 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Ahli waris almarhum Nikolaus Nabur, perangkat desa di Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menerima santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Mabar. 

Ahli waris merupakan istri almarhum Nikolaus Nabur, Marselinda Kolektajita Daisun. Ia menerima jaminan santunan kematian sebesar Rp 42 juta. 

Pemberian santunan dilakukan di lantai dua gedung Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Mabar, Jumat 10 September 2021.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Manggarai Barat, Ardi Nugraha Harahap dan Kepala Dinas Dinas PMD Mabar, Mateus Ngabut, serta sejumlah ASN di Dinas PMD Mabar. 

Marselinda Kolektajita Daisun isteri dari almarhum Nikolaus Nabur, menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Mabar dan Pemerintah Kabupaten Mabar yang telah membantu meringankan kesulitan yang dialaminya. 

Baca juga: Polres Manggarai Barat Lidik Kebakaran yang Hanguskan Warung dan Dua Rumah

Menurutnya, santunan yang diberikan dapat membantunya menjalani hidup pasca kepergian almarhum suaminya. 

“Uang ini saya gunakan untuk melunasi utang yang kami pinjam selama ini untuk menyelesaikan urusan berkaitan dengan meninggalnya suami saya. Sisanya untuk bangun rumah dan anak sekolah,” kata ibu tiga anak ini. 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mabar, Ardi Nugraha Harahap mengatakan, ahli waris almarhum Nikolaus Nabur meninggal karena sakit. Pada tahun 2020 lalu telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

"Jika meninggal normal, bukan meninggal karena ada hubungan dengan pekerjaannya, maka mendapatkan santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 42 juta. Tapi, kalau meninggal karena kecelakaan kerja, pengalihnya adalah 48 kali gaji yang diterima ahli warisnya," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved