Berita Nasional
Nonton Video Animasi Jokowi tentang Waspada Prokes, Netizen: "Pak Jokowi Jalannya Lambat"
Akun instagram @jokowi mengunggah video animasi Presiden Jokowi dengan judul Tetap Waspada, Patuhi Protokol Kesehatan.
Penulis: Agustinus Sape | Editor: Agustinus Sape
Nonton Video Animasi Jokowi tentang Waspada Prokes, Netizen: "Pak Jokowi Jalannya Lambat"
POS-KUPANG.COM - Akun instagram @jokowi mengunggah video animasi Presiden Jokowi dengan judul Tetap Waspada, Patuhi Protokol Kesehatan.
Video itu menampilkan Presiden Jokowi yang sedang melangkah dengan tegap mengenakan pakaian kasual sebagaimana biasanya, atasan putih, celana gelap dan sepatu kets.
Masker hitam pun terlihat menutup mulut dan hidungnya sambil melambaikan tangan kepada warga yang sedang sibuk dengan berbagai aktivitasnya di jalan dan di sekitar jalan yang dilaluinya.
Sementara Jokowi melangkah, muncul tulisan Tetap Waspada. Patuhi Protokol Kesehatan.
Di kolom keterangan Jokowi mengingatkan saudara-saudara sebangsa dan setanah air bahwa penerapan protokol kesehatan secara ketat dan vaksinasi sejauh ini merupakan cara terbaik dalam melindungi diri dari penyebaran Covid-19.
"Covid-19 ini tidak akan hilang dalam waktu dekat. Masyarakat pun harus siap hidup berdampingan dengan virus tersebut," demikian Jokowi.
Baca juga: Total Harta Jokowi Saat Ini Rp 63 Miliar, Kalah Jauh dari Kepala SMKN 5 Tangerang
Dia pun mengingatkan warga Indonesia untuk mulai menyiapkan proses transisi dari pandemi ke endemi.
"Tidak boleh ada euforia yang berlebihan, karena Covid-19 masih ada dan selalu mengintip dan menunggu kelengahan kita. Protokol kesehatan harus terus dilakukan, terutama memakai masker," begitu pesan Jokowi.
Seperti biasa warganet selalu menanggapi Jokowi dengan doa semoga selalu sehat dan pandemi segera berakhir.
Ada juga netizen yang meminta izin gym dan tempat olahraga dibuka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Kita bisa kok protokol. Kita bukan pub atau club malam. Yg datang org sehat untuk menjadi sehat," tulis akun mastercorbuzier.
Ada juga yang meminta agar PPKM segera diakiri.
"Pak tolong sampe kapan PPKM berakhir, kami jenuh pak serba susah," tulis keishanadh.
Tetapi ada juga komentar yang fokus pada video animasi yang ditampilkan.
"gada pas pampres nya pasti bukan bapak yg sebenarnya," tulis fznadzma.
"Pak jokowi jalan nya lambat bat," tulis wstiyo.
Video dan pesan yang sama ditampilkan di akun Twitter @jokowi.
Ketika melakukan kunjungan ke beberapa daerah baru-baru ini, seperti ke Samarinda, Cirebon, Lampung, Blitar, Wajo dan Yogyakarta, pesan yang sama senantiasa disampaikan Jokowi.
Baca juga: Pria Blitar yang Bentangkan Poster Diringkus Polisi, Netizen Bandingkan Jokowi dengan Era SBY
Dihubungi secara terpisah, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan dalam masa transisi ini masyarakat sudah dapat memulai beraktivitas dengan menyesuaikan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah masing-masing.
“Masyarakat juga harus menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dan juga segera divaksinasi bagi yang belum. Testing, tracing, treatment termasuk isolasi terpusat harus digalakkan agar identifikasi potensi kasus baru dapat segera dimitigasi,” ucap Menkes di Jakarta Jumat 10 September 2021.
Selain itu, Menkes mengatakan hidup bersama dengan Covid-19 merupakan kenyataan yang harus dihadapi bersama.
“Setelah mendengarkan masukan dari para epidemiolog yang mengingatkan bahwa Covid tidak akan hilang dalam waktu dekat. Sesuai dengan arahan Bapak Presiden untuk bersiap hidup bersama Covid, menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dan vaksinasi merupakan kunci dalam mengendalikan covid ini,” ucap Menkes.
Sebagai informasi, pandemi merupakan situasi ketika wabah penyakit sudah menyebar ke seluruh dunia.
Sedangkan, endemi merupakan kehadiran konstan atau prevalensi suatu penyakit atau infeksi yang biasa terjadi dalam suatu wilayah geografis.
Perbedaan pandemi dan endemi bukan ditetapkan berdasarkan tingkat keparahan penyakitnya, tetapi sejauh mana penyakit itu menyebar.
Baca juga: Presiden Jokowi Terbitkan Peraturan tentang Upaya Banding bagi ASN yang Dipecat PPK
Contoh penyakit endemi di Indonesia antara lain malaria dan demam berdarah dengue (DBD).
Sementara, contoh penyakit yang pernah menjadi pandemi yaitu Black Death (1346 - 1353), Wabah Amerika (sekitar abad ke-16), Pandemi Flu (1889 - 1890), Flu Spanyol (1918 - 1920), dan Flu Asia (1957 - 1958).
Covid-19 juga merupakan penyakit yang dikategorikan sebagai pandemi.*
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com