Breaking News:

Berita Belu

Delapan Pasien COVID-19 di Belu Masih Dirawat 

Sampai dengan hari ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat di rumah sakit di Kabupaten Belu masih delapan orang

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD dan Kepala SMA Suria Atambua, Romo Benyamin Seran Pr Sabtu 4 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,  Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA---Sampai dengan hari ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat di rumah sakit di Kabupaten Belu masih delapan orang. Mereka dirawat di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua dan Rumah Sakit Sito Husada. 

Sesuai data Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Belu, jumlah pasien dirawat berangsur menurun selama lima hari terakhir. Hal itu terlihat dari tingkat keterisian rumah sakit, baik di RSUD Atambua maupun di Rumah Sakit Sito Husada. 

Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di RSUD Atambua 23 persen, sisa bed 77 persen dari kapasitas 22 bed. Di Rumah Sakit Sito Husada BOR 25 persen dan sisa Bed 75 persen dari kapasitas 20 bed. 

Satgas COVID-19 juga melaporkan, dalam sepekan terkahir tidak ada kasus meninggal dunia di Kabupaten Belu. Kemudian, terjadi penurunan jumlah pasien yang dirawat, kontak erat, kasus aktif COVID-19 dan data harian kasus terkonfirmasi.

Baca juga: Update COVID-19 di Belu: Kasus Aktif Naik Selama Tiga Hari

Untuk vaksinasi, jumlahnya terus bergerak naik di setiap kategori. Data per 6 September 2021, realisasi dosis satu 41.537 orang, dosis dua 26.648 orang dan dosis tiga khusus tenaga kesehatan sebanyak 581 orang. 

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu, menjaga jarak, memakai masker secara benar, mencuci tangan di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas

Bupati juga menghimbau masyarakat yang mengalami gejala sakit segera diperiksa di fasilitas kesehatan. Pemerintah sudah memberlakukan pengobatan gratis bagi penduduk Kabupaten Belu terhitung 1 Agustus 2021. 

Kepada pasien positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri diminta untuk disiplin menjalankannya. Pemerintah siap membantu pasien isoman dalam melakukan perawatan.

Baca juga: Trend Kasus COVID-19 di Belu Menurun

Berkaitan dengan vaksin remaja, Bupati Belu menyampaikan, pemerintah terus menggenjot vaksin di sekolah-sekolah. Target ini juga dalam rangka mendukung pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah. 

Terpisah, Kepala SMA Katolik Suria Atambua, Romo Benyamin Seran, Pr mengatakan, jumlah siswa SMA Suria yang wajib divaksin sebanyak 1.000 lebih. Saat ini pemerintah masih melakukan vaksin bagi siswa di SMA Suria. 

Romo Benyamin mendukung penuh kebijakan pemerintah untuk vaksin pelajar supaya mencegah penularan COVID-19 di lingkungan sekolah atau klaster sekolah. Ia berharap, setelah pelajar divaksin, sekolah-sekolah di Kabupaten Belu bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka seperti sediakala. (*)

Baca Berita Belu Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved