Rabu, 29 April 2026

Berita Lembata

Banjir Terjang Desa Babokerong Lembata, Rumah Warga Terendam, Rumput Laut dan Perahu Hanyut

Warga gotong royong menggali jalur air di tengah jalan dengan alat hand traktor supaya bisa mengurai genangan air di jalan raya.

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
Ahmad Mas untuk POS KUPANG.COM
Banjir melanda desa Babokerong, Kecamatan Nagawutung pada Sabtu 4 September 2021 malam.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA--Banjir melanda desa Babokerong, Kecamatan Nagawutung pada Sabtu 4 September 2021) malam. 

Banjir setinggi kurang lebih 50 cm merendam sebagian besar rumah warga. Rumput laut dan perahu milik warga pesisir ini juga dikabarkan hanyut akibat banjir. 

Camat Nagawutung, Mustang Boli mengatakan, hujan yang terjadi selama tiga hari mengakibatkan sebagian rumah warga di desa Babokerong terendam banjir.

Dia mengemukakan, banjir setinggi lutut orang dewasa atau kurang lebih 50 cm itu sempat membuat masyarakat panik.

Akibatnya, barang-barang di beberapa kios di desa nelayan itu terendam air. Selain itu, rumput laut milik masyarakat rusak dan hanyut dibawa banjir. 

“ Ada juga sampan atau perahu yang sedang tambat di tepi pantai  hanyut dibawa banjir. Rumput laut milik masyarakat yang ada di tengah laut putus semua dan hanyut dibawa banjir,” kata Mustan kepada wartawan, Minggu, 5 September 2021.

Baca juga: Taman Duang Wangatoa Bukan Aset Milik Pemda Lembata, Thomas Ola Langoday: Kita Akan Cari Solusinya

 “Masyarakat tidak ada yang mengungsi,” tegasnya.

Mustang Boli mengatakan, pada Minggu hari ini, pemerintah bersama warga melakukan pembersihan, baik di rumah warga maupun fasilitas umum lainnya.

Warga desa Babokerong, Ahmad Mas, mengabarkan, banjir yang menerjang desa mulai terkendali pada Sabtu malam.

Warga gotong royong menggali jalur air di tengah jalan dengan alat hand traktor supaya bisa mengurai genangan air di jalan raya.

“Atas upaya ini, banjir bisa teratasi dan situasinya aman dan terkendali,” tandasnya.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada malam hari selama tiga hari di Kecamatan Nagawutung juga menyebabkan longsor di desa Warawatung.

Longsoran yang tejadi, pada Jumat malam  3 September 2021 mengakibatkan jalan di Warawatung putus. Warga dan aparat TNI-Polri terpaksa harus gotong royong membersihkan tumpukan material banjir yang ada di badan jalan.

Baca juga: Longsor Akibat Hujan di Kecamatan Nagawutung, Akses Jalan Desa Warawatung Lembata Terputus

Sementara pemerintah daerah sudah menurunkan alat berat ke lokasi bencana guna melakukan pembersihan badan jalan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved