Berita Pemprov NTT
Kakanwil Kemenkumham NTT Apresiasi Perubahan Rutan Maumere
Lahan lahan kering di Rutan Maumere kini telah menjadi lahan hijau dengan aneka program pemberdayaan warga binaan
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marciana Dominika Jone mengapresiasi perubahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maumere Kabupaten Sikka.
Apresiasi itu disampaikan Marciana dalam kunjungan kerja yang dilakukan secara mendadak di Rutan Maumere, Sabtu 4 September 2021.
Dalam kunjungan itu, Marciana didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Maumere, Antonius Semuki melakukan peninjauan baik di area perkantoran, tempat ibadah, dapur blok serta perkebunan Rutan.
“Saya apresiasi Karutan Maumere karena sangat cepat membuat perubahan di Rutan Maumere,” kata Marciana.
Ia mengatakan, penekanan yang disampaikan dirinya saat serah terima jabatan Karutan Maumere ditindaklanjuti dengan baik. Lahan lahan kering di Rutan Maumere kini telah menjadi lahan hijau dengan aneka program pemberdayaan warga binaan.
Selain itu, lahan kosong yang berada di wilayah Rutan Maumere juga kini telah diubah menjadi perkebunan sayur yang bermanfaat bagi para tahanan dan masyarakat.
Baca juga: Pemprov NTT Belum Tetapkan Jadwal SKD CPNS 2021
Menurutnya, Kepala Rutan Maumere Antonius Semuki merespon dengan cepat apa yang menjadi harapan dirinya dengan berbagai perubahan yang signifikan di Rutan Maumere. Rutan Maumere juga kini terkenal sebagai Rutan dengan kondisi yang bersih, asri dan kondusif.
Selain itu, para tahanan pun benar-benar diberdayakan dengan peningkatan keterampilan yang dilakukan oleh pihak Rutan.
"Saya juga ingin mengapresiasi taman bacaan ceria yang dibangun Karutan Maumere. Ini sangat baik sebagai sumber pengetahuan dan hiburan bagi para tahanan," kata Marciana.
Ia juga menekankan agar Karutan dan seluruh jajaran bersama para tahanan dapat mempertahankan kebersihan lingkungan baik di area kantor maupun lainnya.
Dapur sebagai tempat mengolah dan menyediakan makanan juga diharapkan dapat menyediakan makanan bergizi yang sesuai dengan menu yang telah ditetapkan oleh Dirjen Pemasyarakatan.
Baca juga: Jadi Wisata Religius di Pulau Timor, Pemprov NTT Sulap Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus
“Saya melihat makanan yang disediakan Rutan Maumere sudah sangat baik. Pertahankan kualitas makanan dan ketersediaan air bersih bagi WBP karena makan, minum dan kesehatan adalah hak dasar WBP yang harus selalu kita penuhi, ” ujarnya.
Marciana meminta Karutan untuk berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun mes di lahan kosong bagi pegawai.
Selain itu, ia juga berpesan agar Karutan dan jajaran tetap meningkatkan kualitas pelayanan baik terhadap tahanan maupun masyarakat. Dengan mempertahankan kualitas, ia yakin Rutan Maumere akan meraih predikat WBK.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/marciana-dominika-jone-berdialog-dengan-tahanan.jpg)