Berita Belu

PKK Kabupaten Belu Lakukan Gerakan Vaksinasi Covid-19 Goes to School

TP PKK Kabupaten Belu mencanangkan program vaksinasi COVID-19 Goes to School bagi pelajar

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD, melayani suntuk vaksin kepada pelajar SMA Katolik Suria Atambua, Kamis 2 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( TP PKK) Kabupaten Belu mencanangkan program vaksinasi COVID-19 Goes to School bagi pelajar

PPK membantu pemerintah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dan mempercepat realisasi vaksin bagi pelajar di Kabupaten Belu. 

Pencanangan program ini dilaksanakan di SMA Katolik Suria Atambua, Kamis 2 September 2021, ditandai dengan penyuntikan vaksin pertama oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD, kepada peserta vaksin atas nama Viktoria Vergita Roring.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu, Ny. Dra. Freny Sumantri Taolin kepada wartawan mengatakan, program vaksinasi Covid-19 Goes School ini sebagai upaya membantu pemerintah untuk mempercepat realisasi vaksin khususnya kalangan remaja usia 12 sampai 19 tahun.

Baca juga: Update COVID-19 di Belu: Kasus Aktif Naik Selama Tiga Hari

Vaksinasi bagi remaja ini sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh atau herd imunity sehingga mereka boleh melaksanakan aktivitas KBM tatap muka seperti sediakala. 

Freny menghimbau kepada para pelajar agar jangan takut divaksin. Vaksin merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. Diharapkan setelah vaksin, para pelajar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan yakni, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. 

Peserta vaksin, Clautilde Pareira Riberu saat ditemui Pos Kupang. Com mengungkapkan rasa senang dan bersyukur karena ia sudah divaksin. 

"Saya begitu senang sudah divaksin hari ini supaya terhindar dari Covid-19, bisa mengenalkan tubuh saya, menjaga kesehatan tubuh dan melindungi diri dari Covid-19", ucap Tilde, demikian ia disapa.

Baca juga: Waspada! Kasus Positif COVID-19 di Belu Selama Sepekan Mencapai 82 Kasus

Siswa kelas XII ini mengajak para para pelajar di Kabupaten Belu agar jangan takut divaksin. 

Ungkapan senada disampaikan Viktoria Vergita Roring. Gadis yang disapa Gita ini mengaku senang dan bersyukur karena sudah menerima vaksin dosis pertama. 

"Senang sekali hari ini sudah vaksin pertama. Semoga ini menambah kekebalan tubuh agar terhindar dari Covid-19", kata Gita. 

Gita mengaku, 30 menit setelah divaksin tidak mengalami gejala tertentu. Ia merasa baik-baik saja. 

"Dari tadi tidak ada tanda-tanda, gejala apa-apa. Baik-baik saja", ujar siswi Kelas XII ini. 

Kepala SMAK Suria Atambua, Romo, Drs. Benyamin Seran, Pr. M.A menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Belu dan jajarannya yang telah memperhatikan masa depan anak-anak lewat vaksinasi COVID-19. 

Terima kasih kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati dan seluruh jajarannya yang sungguh memperhatikan masa depan anak remaja yang menjadi tulang ounggug daerah kita, bangsa dan negara", ungkap Romo Min. 

Vaksin bagi pelajar ini, kata Romo Min merupakan sebuah kerinduan dari para insan pendidikan, baik guru, siswa maupun orang tua. Pasalnya, pembentukan karakter melalui pembelajaran tatap muka hampir hilang selama dua tahun akibat covid-19. Harapannya, setelah vaksin ini, pembelajaran tatap muka sudah mulai berlangsung. 

"Keseimbangan manusia itu bukan hanya dilihat dari kemampuan intelektual saja tetapi aspek yang lain yaitu pembentukan karakter", kata Romo Min. (*)

Baca Berita Belu Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved