KKB Papua

Ditembak Egianus Kogoya, Dua Prajurit TNI Hampir Mati, Untung Jenderal Andika Perkasa Bergerak Cepat

Kelompok kriminal dibawah pimpinan Egianus Kogoya melakukan serangan secara tiba-tiba ke TNI Polri Distrik Mapnduma, Kabupaten Nduga, Papua.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Egianus Kogoya, pimpinan KKB Papua di Nduga, yang paling ditakuti karena kebengisannya. Baru-baru ini ia menembak dua prajurit TNI dan hampir menewaskan anak buah Jenderal Andika Perkasa itu. 

Ia mengungkapkan bahwa baku tembak antara prajurit dan KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya, berlangsung sekitar 60 menit.

Dikutip dari kompas.com Egianus Kogeya adalah pemimpin Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Nduga.

Jurnalis senior Papua, Victor Mambor mengaku sempat bertemu dengan Egianus Kogoya pada Januari 2019 di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga.

1. Masih Muda

Victor menggambarkan sosok Egianus seperti remaja.

Begitu pun anak buahnya yang dinilai masih tergolong muda.

"Usianya sekitar 17-18 tahun, yang ada di sekitar Egianus juga masih remaja, usia belasan tahun," ucap Victor dikutip dari kompas.com, Rabu (31/7/2019). 

2. Ayahnya Tokoh OPM

Dari informasi yang ia dapat, Victor menyebut ayah Egianus bernama Silan Kogoya yang juga merupakan salah satu tokoh OPM.

Namun, kini ayahnya sudah meninggal.

Baca juga: Di Mata KKB Papua, TNI-Polri Dicap Kelompok Kriminal Indonesia yang Harus Dilawan, Respon Indonesia?

3. Terpelajar

Dari pembicaraan selama 15 menit, Victor menilai Egianus merupakan sosok terpelajar, berbeda dengan masyarakat lain yang ada di pegunungan.

Namun, Egianus yang mengetahui bahwa ia sedang berbicara dengan seorang Jurnalis meminta agar hasil pembicaraan mereka tidak diberitakan.

Pimpinan KKB Egianus Kogoya pamer amunisi.
Pimpinan KKB Egianus Kogoya pamer amunisi. (Facebook TPNPB)

4. Keberadaannya di Tempat Terpencil

Egianus Kogoya yang disebut-sebut sebagai otak aksi KKB Papua ini berada di sebuah daerah terpencil. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved