Breaking News:

Berita Sumba Barat Daya

Caritas Keuskupan Weetebula Bersama Jaringan Nasional Caritas Indonesia Gelar Program Bela Rasa

Caritas Keuskupan Weetebula bersama dengan Jaringan Nasional Caritas Indonesia Gelar Program Bela Rasa

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Dokumentasi Caritas Keuskupan Weetebula
BELA RASA -- Caritas Keuskupan Weetebula dan Jaringan Nasional Caritas Indonesia Gelar Program Bela Rasa tahap I di Kelurahan Mauliru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Senin 12 April 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Caritas Keuskupan Weetebula bersama Jaringan Nasional Caritas Indonesia di Kabupaten Sumba Timur menggelar program bela rasa Pasca Siklon Tropis Seroja tahap dua. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bupati Sumba Timur, Selasa 31 Agustus 2021.

Romo Wakil Deken Dekenat Sumba Timur, RD Yakobus Lodo Mema dalam pertemuan bersama Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing,M.Si mengatakan, program bela rasa Badai Siklon Tropis Seroja tahap 1 sudah dilakukan pada April 2021 lalu dan saat ini dilakukan lagi tahap 2.

Saat itu Romo Jack sapaan akrab Romo Yakobus Lodo Mema menyampaikan tentang Program Bela rasa Pasca Siklon Tropis Seroja yang dilaksanakan oleh Caritas Keuskupan Weetebula bersama dengan Jaringan Nasional Caritas Indonesia. 

Menurut  Romo Jack, Caritas telah melakukan tahap I untuk tanggap darurat bencana Siklon Tropis Seroja. 
"Program rehabilitasi dan rekonstruksi dampak bencana cuaca ekstrim siklon Tropis Seroja ini merupakan kelanjutan dari tahap tanggap darurat," kata Rm Jack.

Baca juga: Pendidikan Karakter, Komdik Keuskupan Weetebula Gelar Seminar Pendidikan Anti Kekerasan

Dijelaskan, kegiatan yang dilakukan antara lain pembagian pangan bagi 695 KK, pembagian bibit dan Sarana Produksi Pertanian (Saprodi) bagi 291 KK Petani, pelatihan pupuk organik bagi 151 KK dan bantuan Water, Sanitation and Hygiene (WASH) di 34 titik. 

“Penerima manfaat dari Program Bela rasa tahap 2 ini tersebar secara acak di 22 Desa, 9 Kecamatan di Kabupaten Sumba Timur,” kata Romo Jack. 

Dikatakan, agar tepat sasaran, maka pembagian bantuan kepada para penerima manfaat didasarkan pada data hasil kajian yang dilakukan sebelumnya.

Hal lain yang perlu dijaga adalah agar kegiatan dalam program Rehabilitasi dan Rekonstruksi tersebut tidak dikait-kaitkan dengan politik, mengingat pemilihan kepada desa akan segera dilangsungkan.

Baca juga: Uskup Weetabula, SBD Himbau Umat Datangi Lokasi Penyuntikan, Dukung Program Vaksin, INFO

Jika program atau kegiatan ini dari hasil evaluasi dianggap berjalan baik, maka kegiatan ini akan berlanjut. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved