Berita Flores Timur
Perjuangan Ahmad Yohan, Anggota DPR RI Asal Flotim Hadirkan Ambulans dan Cold Storage
Ahmad Yohan yang kini menjadi anggota DPR RI Komisi XI terus berupaya mendorong pembangunan di Kabupaten Flores Timur
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Sebagai putera asli Flores Timur, Ahmad Yohan yang kini menjadi anggota DPR RI Komisi XI terus berupaya mendorong pembangunan di Kabupaten Flores Timur.
Sebelumnya, Ahmad juga gencar mendistribusikan bantuan bagi masyarakat Flotim yang menjadi dampak pandemi covid-19. Ia juga mendistribusikan bantuan bagi korban bencana Seroja di kabupaten Flotim dan Lembata.
Sebagai anggota Komisi XI DPR RI yang bermitra dengan perbankan, putera asli Solor ini pun berupaya memperbaiki fasilitas kesehatan yang ada di Solor Timur. Melalui aspirasinya, sudah 10-15 ambulans bantuan dari CSR perbankan yang didistribusikan ke Flores Timur.
"Selama jadi DPR, saya upayakan agar setiap tahun selalu ada bantuan di bidang kesehatan di Flores Timur. Sampai sekarang, sudah 600 ambulans yang kita bagi ke semua kabupaten di NTT," ujarnya saat acara penyerahan ambulans dan launching cold storage di TPI Kelurahan Amagarapati, Kota Larantuka, Selasa 24 Agustus 2021.
Baca juga: Anggota DPR RI Ahmad Yohan Dorong Anak Muda Lembata Berwirausaha
Ia mengatakan, fasilitas kesehatan di Flotim masih jauh dari harapan. Adapun, kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) yang masih tak memiliki ambulans. Hal ini menyebabkan banyak nyawa ibu-ibu melahirkan tak tertolong.
"Tenaga kesehatan tengah malam naik pickup, karena kekurangan ambulans. Banyak yang tidak tertolong. Ini kehormatan kaum ibu, martabat Flotim. Kondisi pustu sangat memperihatinkan. Saya bantu ambulans agar Pustu punya persiapan membantu ibu hamil yang hendak melahirkan. Maksimalkan untuk membantu masyarakat," katanya.
"Berkat kerja sama dengan semua bank, hari ini Puskesmas di Solor Timur dapat satu ambulans. Seharusnya hari ini ada dua ambulans, satu di Solor dan satu di Adonara, tapi ada satu dan dua hal, sehingga kemungkinan tahun depan," ujarnya.
Menurut dia, rendahnya tingkat kesejahteraan juga dipengaruhi oleh kurangnya fasilitas kesehatan yang belum memadai. Karena itu, selama menjadi anggota DPR RI, ia terus berupaya semaksimal mungkin mendorong adanya bantuan fasilitas kesehatan melalui mitra kerja perbankan.
Baca juga: Ahmad Yohan Terus Salurkan Bantuan Erupsi Ile Lewotolok Dari Rumah ke Rumah
Ia menjelaskan, saat ini ada persoalan besar di NTT, yakni menjadi tiga propinsi termiskin di Indonesia. Banyak faktor yang menjadi indikator kemiskinan diantaranya, kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang diukur dari besarnya pendapatan asli daerah (PAD).
"Tapi saya sebagai orang Flotim, saya tidak percaya kalau kita disebut miskin. Karena apa? Kita punya potensi SDN yang luar biasa, tapi kita tidak mampu kelola dengan baik untuk kemajuan Flotim," katanya.
Terkait adanya cold storage atau tempat penyimpanan ikan, menurut dia, hal itu dipikirkan karena melihat potensi ikan di Flotim yang melimpah.
"Saya diskusikan dengan bupati sehingga lahir pabrik ikan. Saya melihat potensi ikan kita luar biasa yang diekspor ke luar negeri, karena ikan kita sangat enak. Saya berterimakasih kepada bupati Flotim yang sudah mendorong pembangunan pabrik ikan," tandasnya.
Pembangunan cold storage ikan itu, kata dia, selain membantu nelayan, juga membantu menekan angka kemiskinan dan menyerap tenaga kerja.
"Kita maksimalkan dengan kerja keras, sehingga hari ini, bisa diresmikan. Saya sudah bicarakan dengan investor untuk datang ke Flotim, membeli ikan kita. (*)