Berita Belu
1.770 Pelamar CPNS di Kabupaten Belu Siap Ikut Ujian SKD
Sebanyak 1.770 pelamar CPNS 2021 di Kabupaten Belu siap mengikuti ujian SKD setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Sebanyak 1.770 pelamar CPNS 2021 di Kabupaten Belu siap mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar ( SKD) setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Pelaksanaan seleksi ASN tahun 2021 tetap menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test).
Untuk jadwal pelaksanaan ujian belum dipastikan karena masih pademi Covid-19. Panitia Kabupaten telah menyiapkan tempat ujian SKD di SMAN 1 Atambua.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Belu, Andreas Bere Asa mengatakan hal itu kepada Pos Kupang. Com, saat dikonfirmasi, Senin 23 Agustus 2021.
Baca juga: Materi dan Contoh Soal SKD CPNS 2021 Serta Kisi-Kisi Lengkap agar Lolos Seleksi CPNS
Dikatakannya, jumlah pelamar CPNS di Kabupaten Belu sebanyak 1.838 orang. Lolos administrasi awal 1.763 orang dan TMS 175 orang. Setelah sanggahan bertambah tujuh orang yang lolos sehingga total pelamar yang mengikuti ujian SKD sebanyak 1.770 orang. Sedangkan yang tidak memenuhi syarat 68 orang.
Mengenai pelaksanaan ujian SKD, Andreas mengaku masih menunggu informasi lanjutan dari BKN.
"Untuk jadwal ujian belum diinformasikan dari BKN. Kami menunggu informasi lebih lanjut dari BKN", kata Andreas.
Lanjutnya, panitia Kabupaten Belu telah mempersiapkan lokasi ujian di SMAN 1 Atambua karena di fasilitas di sekolah ini memenuhi syarat setelah dilakukan survey oleh panitia dari BKN.
Baca juga: Seleksi CPNS 2021, Cara Buat Akun Pendaftaran di Portal SSCASN, Batas Waktu Daftar 21 Juli 2021
Menurut Andreas, ujian di tengah pandemi ini tetap mengedepankan protokol kesehatan. Untuk mencegah penularan covid-19, peserta ujian dalam satu ruangan dibatasi hanya 20 orang. Kemudian, berlaku sistem shif sehingga tidak terjadi kerumunan.
"Satu ruangan 20 orang. Kita pakai shif dari pagi sampai sore sehingga tidak ada kerumunan", ujarnya.
Ditanya mengenai informasi peserta wajib test rapid antigen sebelum ujian, Andreas mengatakan, informasi awalnya hanya tes suhu dan kebijakan ini pernah dilakukan tahun lalu. Bagi peserta yang suhu badannya tidak normal akan mengikuti ujian di ruang khusus.
"Kita siapkan ruang khusus. Kalau hasil tes suhu badannya tidak normal kita arahkan mereka ke ruang khusus untuk ikut test. Dan itu panitia sudah persiapkan", pungkasnya.
Untuk diketahui, formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Belu tahun 2021 sebanyak 185 orang, rincian kesehatan 129 formasi dan teknis 5 formasi.
Sedangkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) sebanyak 316 formasi. Jumlah pelamar 811 orang. (*)
Berita Kabupaten Belu Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/1770-pelamar-cpns-di-kabupaten-belu-siap-ikut-ujian-skd.jpg)