Puasa Daud
Tata Cara dan Lima Keutamaan Puasa Daud
Puasa daud hukumnya sunnah. Namun bila dikerjakan maka akan mendapatkan pahala. Tahukah Anda Puasa Daud mempunyai banyak manfaat?
4. Seperti Berpuasa Setengah Tahun
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada puasa yang lebih afdhol dari puasa Daud. Puasa Daud berarti sudah berpuasa separuh tahun karena sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa.” (HR Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menunjukkan bahwa puasa Daud adalah sebaik-baiknya puasa. Bahkan, puasa Daud ini memiliki keutamaan yang lebih utama dari puasa sepanjang tahun. ini akan menjadi sesuatu yang baik bagi orang yang hendak mengerjakannya karena ingin mendapatkan pahala.
5. Puasa Sunnah Tertinggi
Puasa Daud merupakan puasa terbaik sekaligus puasa tertinggi dan terberat. Sebab, seseorang tidak boleh berpuasa melebihi ini karena tubuh juga punya hak untuk dijaga. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam sebuah hadis:
Baca juga: Keutamaan Puasa Daud, Ibadah Puasa yang Paling Disukai Allah SWT hingga Obati Diabetes Tanpa Obat
“Abdullah bin Amr berkata, Rasulullah SAW menanyakan kepadaku, ‘Aku mendengar kabar bahwa engkau selalu qiyamul lail dan siangnya berpuasa,’. Aku menjawab: ‘Benar ya Rasulullah,’. Maka Rasulullah bersabda:
‘Berpuasalah dan berbukalah. Shalatlah dan tidurlah! Karena tubuhmu memiliki hak terhadapmu. Istrimu memiliki hak terhadapmu. Dan tamumu juga memiliki hak terhadapmu. Cukuplah bagimu berpuasa tiga hari setiap bulan,’.
Abdullah berkata: ‘Aku bertahan,’. Maka Rasulullah pun bersikeras pula. Akhirnya aku berkata: ‘Ya Rasulullah, aku sanggup lebih dari itu,’. Rasulullah bersabda, “Kalau begitu, berpuasalah tiga hari setiap pekan,’.
Abdullah berkata: ‘Aku bertahan,’. Maka Rasulullah pun bersikeras pula. Aku berkata lagi, ‘Ya Rasulullah, aku sanggup lebih dari itu,’. Rasulullah bersabda: ‘Kalau begitu, berpuasalah seperti Nabi Daud dan jangan lebih dari itu,’.
Aku bertanya, ‘Ya Rasulullah, bagaimana puasa Nabi Daud itu?’. Rasulullah bersabda, ‘Ia berpuasa sehari lalu berbuka sehari’.” (HR Ahmad).
Hukum Puasa Daud
Puasa Daud hukumnya sunnah, dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW: “Puasa yang paling dicintai oleh Allah adalah puasa Dawud, beliau (Nabi Dawud) berpuasa sehari dan tidak puasa sehari (puasa sehari selang seling).” (HR Bukhari dan Muslim, lihat Al Wajiiz fi Fiqhi Sunnah wal Kitabil ‘Aziiz).
Lalu, bagaimana jika puasa Daud bertepatan dengan hari Jumat, atau hari Sabtu, atau hari Ahad, apakah seseorang boleh berpuasa pada hari itu? Dilansir Konsultasi Syariah, Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin RA menyatakan:
“Ya, boleh bagi seseorang apabila dia telah terbiasa berpuasa sehari dan tidak puasa sehari kemudian dia berpuasa hari Jumat itu saja (tanpa mengiringi dengan puasa sehari sebelum atau sesudahnya) atau hari Sabtu saja, atau Ahad,
atau di hari-hari yang lainnya selama tidak menabrak hari-hari terlarang untuk puasa, karena apabila dia menabrak hari-hari terlarang untuk puasa maka dia haram berpuasa dan wajib baginya meninggalkan puasanya (tidak boleh puasa).