Berita Flores Timur
Ini Alasan Askab Flores Timur Dukung Fary Francis Jadi Ketua Asprov PSSI NTT
Ini Alasan Askab Flores Timur mendukung Fary Francis menjadi Ketua Asprov PSSI NTT
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA-Menjelang pemilihan ketua asosiasi provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) NTT, para kandidat mulai menggalakan dukungan dari berbagai ketua asosiasi kabupaten (Askab).
Ketua Askab Flores Timur, Yosep Tua Dolu mengatakan, sejak pendaftaran calon ketua dibuka, ada dua figur yang mendaftar ke Askab Flotim, yakin Fary Francis dan Lambertus Tukan.
Dari dua figur itu, kata dia, Askab Flotim menetapkan untuk mendukung Fary Francis sebagai ketua Asprov PSSI NTT.
"Mekanismenya dibuka untuk siapa saja dan asa dua calon yang daftar ke Askab Flotim. Melalui rapat yang kami gelar, Askab Flotim mengusulkan mendukung Fary Francis," ujarnya kepada wartawan, Sabtu 21 Agustus 2021.
Baca juga: Jelang Kongres, Mantan Ketua PSSI NTT : Kalau Mau Maju, Harus Berada Di Tangan Yang Tahu Bola
Menurut dia, alasan Askab Flotim mendukung Fary Francis karena pertimbangan ketokohan dia yang sudah dikenal seluruh masyarakat NTT. Fary Francis, kata dia, selama ini fokus dan terlibat langsung dalam persepakbolaan bukan saja di tingkat regional, tetapi nasional hingga internasional.
"Beliau sampai dirikan SSB Bintang Timur dan Akademi Bintang Timur. Itu satu wujud perhatiannya akan kemajuan sepak bola di NTT. Kita pilih figur yang bisa memajukan sepak bola NTT, yang ke depannya pengelolaan sepak bola mengarah ke industrialisasi. Figur Fary Francis juga punya jaringan dengan berbagai stakeholder di dunia sepak bola baik tingkat nasional maupun internasional. Aspek-aspek itulah melalui rapat, Askab Flotim mendukung Fari Francis," katanya.
Ia mengaku yakin sepak bola di NTT bisa maju jika Asprov PSSI NTT dinahkodai Fary Francis.
"Dengan pengalaman beliau, kita harap sepak bola di NTT bisa maju dengan menghimpun semua potensi anak-anak di NTT," jelasnya.
Baca juga: Askab Manggarai Timur Jagokan Fary Francis Jadi Ketua Umum Asprov PSSI NTT periode 2021-2025
Ia mengatakan, untuk menghasilkan pemain yang berkualitas dan bisa dilirik klub-klub besar di Indonesia, pola pembinaannnya harus terfokus ke anak usia dini melalui pelatihan di Sekolah Sepak Bola (SSB).
"Ukurannya bukan berapa kali juara. Tapi berapa pemain kita dilirik klub-klub besar. Itu adalah keberhasilan kita. Kita harus siap membina pemain muda. Untuk hasilkan pemain, kita tidak bisa ukur dari usia sekarang, tapi harus dari usia dini. Yang paling bagus adalah pembinaan di SSB, karena SSB punya kurikulum dan pembinaannya berkelanjutan," tandasnya. (*)
Berita Flores Timur Lainnya