Berita Lembata

Yayasan Plan Internasional Indonesia Siapkan Tabungan Siaga Bencana Bagi Ribuan Anak di Lembata

Yayasan Plan Internasional Indonesia ( Plan Indonesia) sedang mempersiapkan penyaluran tabungan siaga bencana bagi 10.053 anak-anak

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
Erlina Dangu, Emergency Response Team and PIA Manager Lembata, sedang memaparkan program-program Plan Indonesia di Lembata kepada wartawan di Kantor Yayasan Plan Internasional Indonesia, Wangatoa, Lewoleba, Rabu, 18 Agustus 2021. 

Laporan Reporter POS.KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Yayasan Plan Internasional Indonesia ( Plan Indonesia) saat ini sedang mempersiapkan penyaluran tabungan siaga bencana bagi 10.053 anak-anak yang ada di desa dampingan di Kabupaten Lembata.

Saat ini, yayasan yang sudah hampir 15 tahun berkarya di tanah Lepan Bata ini sedang melakukan proses tender dengan lembaga keuangan yang siap menyalurkan dana siaga bencana bagi anak-anak di Lembata.

Selain hendak memberikan pemahaman literasi keuangan sejak usia dini, program ini juga lahir dari refleksi Yayasan Plan Internasional Indonesia terhadap kebutuhan uang tunai penyintas saat bencana erupsi Ile Lewotolok dan banjir yang melanda wilayah Ile Ape yang lalu.

"Tujuannya supaya anak-anak sejak awal diberikan pemahaman literasi keuangan dan harus siap diri untuk situasi bencana. Jadi ada tabungan yang disisihkan, kalau ada bencana kita punya modal. Belajar dari bencana kemarin, kebutuhan uang tunai itu cukup tinggi," papar Erlina Dangu, Emergency Response Team and PIA Manager Lembata, kepada wartawan di Kantor Yayasan Plan Internasional Indonesia, Wangatoa, Lewoleba, Rabu, 18 Agustus 2021.

Baca juga: Plan Indonesia Dorong Pemda Lembata Perbup Pencegahan Perkawinan Usia Anak

Terkadang, katanya, bantuan berupa barang yang diberikan kepada para penyintas bencana justru tidak menjadi kebutuhan mereka yang sebenarnya. Oleh sebab itu, pihaknya akan membuat nota kesepahaman (MoU) dengan lembaga keuangan yang harus bersedia mencairkan tabungan siaga bencana dan bisa diakses anak dan keluarga penerima tabungan.

"Pencairan nanti tetap harus dapat rekomendasi dari Plan Indonesia. Uang tidak bisa asal diambil, kecuali untuk situasi darurat saja," tandas manajer yang lebih akrab disapa Ibu None ini.

Sebelumnya, beberapa tahun lalu, Plan Indonesia juga punya mempunyai program tabungan pendidikan bagi anak-anak dampingan di Lembata melalui Koperasi Ankara.

Hasilnya ternyata luar biasa. Tabungannya pada saat itu bisa sampai Rp 500 juta dan sekarang sudah berkembang hingga Rp 1,4 miliar.

Baca juga: Penyintas Bencana di Lembata: Plan Indonesia Bantu Ringankan Beban Kami

"Itu artinya anak-anak itu terus menabung," pungkasnya. (*)

Berita Kabupaten Lembata Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved