Berita Lembata

Wabup Langoday: BBM Subsidi Bukan Untuk Masyarakat Lembata Kategori Ekonomi Menengah ke Atas

Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday menegaskan bahan bakar minyak ( BBM) subsidi disediakan pemerintah untuk masyarakat ekonomi rendah

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
PT Yasindo Jaya Raya akhirnya resmi beroperasi di Kabupaten Lembata dengan menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar B30 Industri. Acara launching dilakukan di Pelabuhan Jober Lewoleba dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday, Sekda Lembata Paskalis Ola Tapobali dan para petinggi PT Yasindo Jaya Raya, Rabu, 11 Agustus 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA-Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday menegaskan bahan bakar minyak ( BBM) subsidi disediakan pemerintah untuk masyarakat ekonomi rendah. Bukan untuk masyarakat kategori ekonomi menengah ke atas.

"Para pengusaha, yang punya truk besar-besar itu, yang punya mobil besar-besar yang banyak itu mulai ada kepedulianlah bahwa yang subsidi itu untuk masyarakat kecil," kata Thomas Ola Langoday yang juga menjabat Plt Bupati Lembata di Aula SMAS Frateran Don Bosko Lewoleba, Jumat, 13 Agustus 2021.

Dia harap masyarakat ekonomi menengah ke atas bisa membeli BBM industri seperti yang juga sudah dijual oleh PT Yasindo Jaya Raya.

Menurut dia, harga BBM industri memang tergantung dari harga minyak dunia yang selalu dinamis dan fleksibel.

Baca juga: Empat Prioritas Kebijakan Wabup Lembata,Dari Penataan Birokrasi Hingga Infrastruktur Kota Lewoleba

"Saya pikir harga di kisaran Rp 12.500 sampai Rp 13.000, itu harga-harga yang wajar dan terjangkau," ujarnya.

Penggunaan BBM industri secara tepat sasaran akan berdampak pada hasil dan biaya produksi yang meningkat. Menurut Langoday, hal ini bagian dari konsekuensi dan masyarakat penerima BBM subsidi harus siap menerima bahwa suatu waktu harga barang-barang yang diproduksi masyarakat ekonomi menengah ke atas pasti juga akan naik.

Resmi, PT Yasindo Jaya Raya Beroperasi di Lembata, Mulai Jual Solar B30 Industri PT Yasindo Jaya Raya akhirnya resmi beroperasi di Kabupaten Lembata dengan menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar B30 Industri.

Acara launching dilakukan di Pelabuhan Jober Lewoleba dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday, Sekda Lembata Paskalis Ola Tapobali dan para petinggi PT Yasindo Jaya Raya, Rabu, 11 Agustus 2021.

Baca juga: Wabup Lembata Undang Secara Adat Malaka Ikut ETMC 2021

Dirut PT Yasindo Jaya Raya, Yos Meilano, memastikan pihaknya menjual solar B30 juga dalam rangka membantu perekenomian masyarakat di Lembata lebih lancar. Maka dari itu, pihaknya memohon dukungan dari Thomas Ola Langoday selaku Plt Bupati Lembata dan jajaran instansi terkait. 

"Dua tahun lalu kita kirimkan kapal tongkang ke Lembata. Kami dapat info bahwa di sini ada kelangkaan BBM industri dan subsidi. Jadi kami beranikan diri untuk berinvestasi di Lembata. Kami berkomitmen supaya suplai berjalan lancar da penuhi kebutuhan industri di sini," kata Yos Meilano.

"Sebelumnya agen kami PT. Andika Pradana Jaya lakukan survei di sini, di mana marketnya cukup potensial akibat kelangkaan BBM. Kalau hitungan lama itu sekitar 1.500 kiloliter (1,5 Ton)," ungkap Yos Meilano kepada wartawan saat launching pengisian BBM Industri, Rabu kemarin.

Perusahaan yang bergerak di bidang Trading Fuel Oil Industry Non Subsidi ini berkomitmen untuk garansi suplai memenuhi kebutuhan industri agar perekonomian di Lembata dan sekitarnya berjalan baik.

Menurutnya segala bidang industri baik di perkapalan, pelayaran, perkebunan, kontraktor, dan pertambangan membutuhkan BBM industri.

"Kita sudah berinvestasi menempatkan floating storage dan minyak B30 industri agar dapat dimanfaatkan masyarakat," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved