Berita Belu
PDAM Belu Ajukan Rp 5 M Untuk Penyertaan Modal
Frido demikian sapaan Plt Direktur PDAM Belu mengatakan, sejak PDAM didirikan belum ada penyertaan modal dari pemerintah.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
PDAM Belu Ajukan Rp 5 M Untuk Penyertaan Modal
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Belu mengajukan dana penyertaan modal kepada pemerintah senilai Rp 5 miliar.
Dana ini akan dimanfaatkan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana air minum serta pengadaan meteran berstandar SNI untuk 2.000 sambungan rumah (SR).
Usulan penyertaan modal ini juga untuk mendukung program prioritas pemerintah di bidan air minum bersih bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Kabupaten Belu, Ir.Frido Siribein mengatakan hal itu saat ditemui Pos Kupang. Com, Rabu 11 Agustus 2021.
Frido demikian sapaan Plt Direktur PDAM Belu mengatakan, sejak PDAM didirikan belum ada penyertaan modal dari pemerintah.
Baca juga: Bupati Belu Terus Ingatkan Pentingnya Peningkatan SDM
PDAM mengandalkan sumber pendapatan dari penjual air yang nilainya sekitar 300 juta per bulan.
Bila dihitung dengan biaya operasional dan gaji karyawan maka jumlah pendapatan itu sangat kurang. Rendahnya pendapatan membuat PDAM kesulitan berkembang, terutama memelihara jaringan untuk menambah debit air.
Untuk mengatasi masalah ini, kata Frido, PDAM mengajukan dana kepada pemerintah untuk penyertaan modal. Usulan itu sudah diterima pemerintah sehingga dibuat ranperda penyertaan modal yang saat ini hampir rampung.
DPRD sudah membahas ranperda tersebut dan PDAM juga sudah mempresentasikan rencana kegiatan beberapa tahun ke depan sampai dengan 2024.
Menurut Frido, urgensi dari penyertaan modal antara lain, memelihara jaringan pipa air, baik pipa transmisi maupun distribusi.
Sebab jaringan pipa air PDAM Belu sudah berusia 30-an tahun. Banyak pipa kerepos dan berlubang sehingga ketika air mengalir dengan sangat deras malah muncul kebocoran di mana-mana.
Baca juga: Warga Belu Mengaku Terima Beras Bagus dari Pemerintah
"Pipa distribusi, pipa transmisi hampir tiap hari bocor. Tiap hari 7-8 kebocoran. Solusinya harus ada penyertaan modal supaya PDAM bisa mengganti jaringan yang rusak", kata Frido.
Kemudian, dana penyertaan modal juga untuk memelihara peralatan yang dipasang di SPAM seperti genset dan juga biaya operasional lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pelaksana-tugas-plt-direktur-pdam-kabupaten-belu-irfrido-siribein.jpg)