Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Jumat 13 Agustus 2021: Tegar Hati
“Karena ketegaran hatimu, Musa mengizinkan kamu menceraikan istrimu tetapi sejak semula tidaklah demikian” (Mat 19: 8)
Ketegaran hati boleh jadi adalah tanda dari krisis hidup. Orang merasa lelah dan letih dalam hidup. Fakta ini hadir dalam pilihan hidup apa pun. Berkeluarga maupun hidup membiara.
Konsekuensi logis dari setiap pilihan yang mesti diterima dan dijalani dengan hati bebas dan jiwa merdeka. Kiblat setiap pilihan hidup adalah keutuhan hidup yang terajut dalam relasi yang harmonis.
Tapi selalu ada “hati yang tegar” yang bisa merusak keutuhan pilihan hidup itu. Saat krisis ini menjadi momentum sangat menentukan untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 10 Agustus 2021: Berani dan Rela Berkorban
Ketika dilanda badai “ketegaran hati” baiklah kita belajar dari Israel. Duduk tenang. Kenang kembali alur sejarah hidup. Rasakan betapa hidup itu indah.
Di balik keindahan itu ada Tuhan yang tidak pernah tidak setia. Biar sedetik pun, Dia setia hadir. Lihatlah cincin cinta Tuhan yang mengalungi seluruh dirimu yang utuh.
Meski tubuh tercemar karena “ketegaran hati” tapi Dia menerima kita dengan cinta murni. Kesadaran ini akan menyalakan kembali api cinta Tuhan yang seolah hendak padam. Nyala cinta Tuhan itu akan menuntunmu menuju masa depan baru.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pater-steph-tupeng-witin-svd.jpg)