Berita Lembata
Jalan Dalam Kota Lewoleba Mulai Hotmix, Warga Apresiasi Kinerja PT Lima Satu Merdeka
Wajah Kota Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata perlahan kian berubah. Pemda Lembata memang fokus membenah infrastruktur
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
Direktur Utama PT. Lima Satu Merdeka (Persero) Michael Tanudiredja melalui Konsultan Sebastian Edo menyatakan kesiapan dalam menangani semua pekerjaan ini demi mewujudkan 'mimpi' pemerintah.
Pihaknya menjamin penyediaan material lokal, non lokal serta personil lapangan yang sudah siap kerja. Alasannya, semua pekerjaan yang ditangani PT Lima Satu Merdeka telah melalui kompetensi yang sangat ketat yakni lelang di mana salah satu syaratnya adalah ketersediaan armada.
Minimal perusahaan harus memiliki peralatan misalkan AMP karena produk akhir pekerjaan jalan ini adalah hotmix, berkualitas dan bermutu.
"Kami sangat siap. Peralatan, bahan (lokal dan pabrik) serta personil sudah ready dan sedang jalan," tutur Bastian Edo.
Bastian Edo menyatakan PT Lima Satu Merdeka mendapat kepercayaan untuk menangani sejumlah paket proyek di antaranya 1 paket senilai Rp.2.395.844.000, terdiri dari 2 (dua) ruas jalan yakni ruas jalan Depan Kopdit Ankara - RS Damian 965 meter dan 564 meter ruas jalan Pasar Pada - Pekuburan Bluwa. Selain itu ada lagi dengan nilai Rp.2.410 905.000, terdiri dari 3 ruas jalan yakni samping Timur Taman Swaolsa Titen - Kor Baha 579 meter, perempatan Taman Swaolsa Titen - Hotel Rahmad - Masjid Al Ikhlas 426 meter dan 319 meter samping Masjid YAM ke Pantai (Wangatoa) (*)
Berita Kabupaten Lembata Lainnya